Konsep Tersembunyi Kompor Induksi yang Kulihat di KBIS: Keren, Namun Sangat Berbahaya

Kompor perlahan menghilang di Kitchen and Bath Industry Show (KBIS), setidaknya bagi mata telanjang. Konsep kompor baru dari SKS, yang dijuluki “Kompor Induksi Tersembunyi,” diperkenalkan di KBIS Orlando, Florida, dan mengubah permukaan meja batu biasa menjadi kompor induksi yang sepenuhnya fungsional.

Kami menyaksikan kompor ini beraksi. Well, kurang lebih. Panci berisi air di atas meja tampak mendidih dengan uap yang mengepul — tanpa tanda adanya kompor sama sekali. Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap bahwa kompornya tidak dinyalakan dan uap itu dihasilkan oleh perangkat kecil di dalam panci.

Hampir saja kami tertipu, SKS. Namun, tetap ada pertanyaan dalam benak kami…

Konsep kompor induksi tersembunyi ini, yang diluncurkan di KBIS 2026, mengubah meja dapur biasa menjadi permukaan memasak.

David Watsky/CNET

Bagaimana Cara Kerjanya?

Cukup sederhana. Elemen pemanas induksi dipasang di bawah permukaan meja, memungkinkan Anda merebus, mengemat, dan menumis langsung di atasnya. Panas ditransfer melalui permukaan meja ke peralatan masak di atasnya. Tombol pengatur dipasang di bagian depan unit untuk mengontrolnya. Desainnya elegan, memberikan garis yang bersih di sepanjang meja dan menambah area persiapan yang berharga. Juga terlihat sangat mudah dibersihkan. Tetapi, bagaimana sesuatu yang begitu tersamar dan sangat panas tidak menyebabkan luka bakar tingkat tiga yang parah?

Pertanyaan Nyata Tentang Keamanan

Ada pertanyaan dan kekhawatiran nyata mengenai keamanan produk seperti ini.

David Watsky/CNET

Konsep ini, sekeren apapun, mengundang decak kagum sekaligus kekhawatiran serius akan keselamatan. Michael Magmani, Direktur Strategi Produk merek tersebut, memaparkan penjelasan kepada media dan tamu konvensi, tentang bagaimana konsep kompor yang menarik ini bekerja dalam praktiknya.

Menurut Magmani, karakteristik unik dari pemanasan induksi memungkinkan konsep ini bekerja efektif tanpa menjadi bahaya bakar. Induksi mentransfer panas langsung ke peralatan masak, bukan ke permukaan kompor. “Biasanya ada sedikit panas sisa,” jelasnya, “tapi tidak seperti permukaan kaca tradisional atau bagian besi tuang di atas pembakar gas. Panas induksi juga mendingin lebih cepat dibanding jenis lainnya.”

MEMBACA  Kekasih Sigma, kamera cantik yang bodoh yang tidak kamu tahu kamu perlukan

Pertanyaan mendesak lainnya adalah bagaimana kompor ini memberi tahu apakah panas sedang aktif. Lampu indikator kecil di permukaan meja dimaksudkan untuk menandakan ketika sebuah *burner* aktif atau panas, meski lampu ini tidak berfungsi saat kami melihat kompor di area pameran. Perwakilan merek menjaga ketat panci mendidih itu, dan tamu diminta tidak terlalu mendekat.

Jenis Permukaan Meja yang Digunakan Sangat Krusial

Jenis material permukaan meja sangat kritis agar konsep kompor ini berfungsi.

David Watsky/CNET

Ada pertimbangan matang terkait material meja. Menurut Magmani yang memandu kami menelusuri kompor pertama sejenis ini, “Keramik porselen adalah pilihan paling logis karena beberapa alasan, termasuk konduksi yang tepat, kepadatan material, dan fakta bahwa ini adalah permukaan meja yang paling tahan gores.”

Material ini juga non-pori, sehingga secara teori lebih tahan terhadap tumpahan makanan panas dan pembersihan berulang.

Meski janji adanya kompor tersembunyi sangat menarik, ini meninggalkan beberapa pertanyaan yang belum terjawab, dan kami tidak diizinkan mendekati “burner” selama tur kedua ke booth. Teknisi sedang sibuk memperbaiki masalah di bawahnya, meski detail masalahnya tidak jelas.

Untuk saat ini, kompor induksi tersembunyi masih berupa konsep, dengan hanya versi ilusif yang bisa disaksikan di lantai pameran KBIS. Kompor ini kemungkinan masih beberapa tahun lagi untuk dipasarkan, kata Magmani, namun tim teknik dan produk SKS terus maju dengan penuh semangat.

https://www.rbne.com.br/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=https%3A%2F%2Fwww.rbne.com.br%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=opD02

Tinggalkan komentar