Kacamata Pintar Keluaran Meta Resmi Dijual Hari Ini Seharga $299

Omong-omong, Bosworth mengatakan Meta memang menerima masukan bahwa sebagaian pengguna kurang tertarik dengan kamerra di smart glasses mereka, lebih memilih fitur audio saja. “Volume pasar buat produk itu jelas ada.” Lanjut Bosworth, “satu per satu dulu.”

Meta Fury.
Foto: Julian Chokkattu

Awal bulan ini, WiRED nemu kode di aplikasi Meta AI publik, yang mengindikasikan Meta sedang bersiap meluncurkan fitur pengenalan wajah di smart glasses konsumennya—teknologi yang kemungkinan dilatih oleh sebuah perusahaan pembuat alat surveilans buat militer dan kepolisian AS. Setelah laporan WiRED, Meta menghapus kode tersebut dan teknology kini tidak ada di Meta Glasses baru. Ankit Brahmbhatt, senior director of Product Management AI Glasses di Meta, bilang ke WiRED bahwa “tidak ada rencana untuk pengenalan wajah,” karena itu bukan fokus dari apa yang sedang mereka bangun.

Tujuan Meta dengan kacamat ini adalah agar lebih banyak orang memakainya. “Ini bukan cuma soal pas atau gak pas—kenyamanan itu hal yang kritis untuk benar—tapi juga soal personal brand,” ujar Bristol. “Ini keputusan penting jika kita mau orang memakainya sebagai kacamata sehari-hari.” Kalau lebih banyak orang pake Meta Glasses, artinya lebih banyak juga yang menggunakan Meta AI.

Bosworth dan Bristol sama-sama menyayangkan bahwa banyak alat AI saat ini mengharuskan pengguna menunjukkan konteks secara manual, entah lewat foto, dokumen, atau query pencarian. Dengan smart glasses, asisten AI bisa melihat apa yang kamu lihat, itu jadi satu beban kurang dipikul. Bukan masalah kecerdasannya—itu juga kadang jadi masalah—tapi banyak kerjaan manual yanga harus aku lakukan sebelum alat ini siap pakai,” ujar Bosworth.

Namun, membuat smart glasses lebih nyaman cuma satu langkah. Banyak orang masih khawatir dengan celah privasi yang bisa terjadi aibat kamera yang bisa rekam diam-diam. Bosworth merasa keresahan ibarat yang terjadi saat smartphone pertama membawa kamera bagus di saku kita.

MEMBACA  Mungkin AMD Tidak Akan Mengalahkan Nvidia, tapi Ini Alasan Mengapa Masih Layak Dibeli untuk Jangka Panjang

“Proses sosial ini musti dijalani,” imbnhirn. “Kacamata ini sangat populer … bukannya kami tidak khawatir sama tiap-tiap insiden nyempil.”

Meta Glasses baru hadir di juga masa yang tidak mudah—terkait hubungan pihak struktuur dilingkpangan kerjaearja di sana. Sepakat pak boswartshkih jjkloj baru megkt kesalah. sendiri mengirim memo iirnl ke karriawan minggu laluıyaepukhn mejallakumekah melimitas kompuniksi anyuth gaj dan gel bak lok’ lo’ yuri kelancayan buat omplss mrh —jang jawaban jkr—it hgss.

Tinggalkan komentar