Iklan Anti Narkoba Buatan AI China Malah Membuat Narkoba Terlihat Keren

Departemen Pemasyarakatan Hong Kong (CSD) baru saja membuat kesalahan besar. Pada Hari Anti Narkoba Internasional, mereka merilis video edukasi tentang bahaya narkoba yang dibuat dengan kecerdasan buatan (AI). Masalahnya, video itu justru terlihat sangat menarik.

Video tersebut dibuka dengan grup pop fiksi bernama “Obsession” yang menyanyikan pujian tentang berbagai jenis narkoba. Ada karakter bernama Icy yang mewakili sabu-sabu, Coke yang mewakili kokain, Weedy untuk ganja, dan Little E untuk obat bius yang dikenal sebagai “space oil”. Mereka bernyanyi, “Kokain mudah diminum dan menyegarkan. Sangat keren!” pokoknya bikin narkoba terdengar seperti minuman energi.

Baru setelah sesi bernyanyi itu, video mulai menunjukkan bagian “narkoba itu jahat”. Keempat penyanyi cantik berubah menjadi empat pria tua yang seram, masih menari dengan rok pendek. Lalu muncul gambar alat-alat narkoba yang dipenuhi hewan kecil seperti kecoa dan kalajengking, ditutup dengan gambar keempat pria itu di penjara sambil tersenyum gila. Tapi waktu tayang bagian kencurnya ini lebih sedikit dari waktu tayang kumpulan penyanyi yang ceria.

Banyak orang mengeluh bahwa video itu justru membuat narkoba terlihat asyik. Akhirnya CSD menarik video tersebut. Tapi mereka lalu membuat video AI baru yang lebih parah, karena isinya mengklaim bahwa “memakai atau menjual narkoba tak akan membuatmu dipenjara” — ini jelas salah menurut hukum Hongkong. Video itupun juga harus ditarik lagi.

CSD akhirnya minta maaf. Tapi di timeline YouTube, banyak netizen berkomentar positif kepada video “Obsession”. Salah satunya berbunyi, “Ini sangat sukses. Setelah nonton, saya jadi mau coba sedikit dari setiap jenis narkoba.”

MEMBACA  Apakah Inilah Akhir dari Samsung Galaxy Z Trifold?

Tinggalkan komentar