Hari Kiamat’ Mungkin Tak Butuh Tonton Film Marvel Sebelumnya

Dengan lebih dari 30 pahlawan super dari hampir 40 film yang dirilis selama 20 tahun terakhir, orang pasti mengira bahwa Avengers: Doomsday pada Desember nanti akan menjadi ujian akhir pamungkas Marvel Cinematic Universe. Avengers: Endgame (2019) memang sesuatu, tetapi sejak saat itu Marvel telah memperkenalkan begitu banyak karakter dan konsep baru sehingga prospek semua itu berbuah dalam sebuah film Avengers baru sungguh mencengangkan. Namun, ternyata itu mungkin tidak begitu penting.

Berbicara pekan ini di SXSW London, sutradara Doomsday, Joe dan Anthony Russo, menyebut film mendatang mereka sebagai “Fase Nol” dari Marvel Cinematic Universe. “Pergeseran serial yang terus berubah, mengejutkan, lalu menciptakan kembali dirinya, dan kemudian bergeser dan berubah lagi, lalu mengejutkan Anda—itu hal yang mendebarkan. Saya pikir anda akan melihat sejumlah pergeseran dan perubahan [dengan Doomsday],” ujar Joe Russo, melalui Hollywood Reporter. “Jadi, bersiaplah. Kami bersama Rob [Downey Jr.] hari ini. Kami membicarakan konsep ini, bahwa kami kembali ke fase nol. Kami memulai segalanya dari awal lagi. Kami ingin memastikan semua orang merasa ini tidak bergantung pada apa pun dari masa lalu.”

Jadi Doomsday, film ke-39 di MCU yang mengembalikan Robert Downey Jr. sebagai penjahat utama (yang dipilih ulang aktornya), serta Chris Evans sebagai Steve Rogers yang dianggap sudah pensiun, “tidak bergantung pada apa pun dari masa lalu?” Bukankah ini seharusnya jadi bagian dari Fase Enam dalam cerita, dan sekarang kalian menyebutnya “Fase Nol”? Sungguh aneh jika dipikir. Anda pasti membayangkan bahwa mengaitkan karakter baru dan lama dari semesta X-Men milik Fox, Deadpool vs. Wolverine, Fantastic Four: First Steps, Thunderbolts, Shang-Chi, dan Black Panther: Wakanda Forever—untuk menyebut beberapa saja—tentu memerlukan setidaknya sedikit pengetahuan sebelumnya tentang cerita-cerita itu. Namun, implikasinya ternyata tidak.

MEMBACA  Mungkin Ini Awal dari Akhir Cinta Trump untuk Uang Kripto

Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi, kami pun tak tahu, namun secara teori, mungkin ini pendektakan yang cerdas. Jelas sekali, Marvel Studios kini berada di persimpangan jalan setelah beberapa rilis terakhir mereka gagal memenuhi ekspektasi yang amat tinggi. Jadi pasti ada keseimbangan untuk memberikan penggemar yang setia pada waralaba ini banyak karakter & alur cerita yang mereka cintai, namun juga tidak mengasingkan penggemar yang belum menonton semuanya. Ini memang mengejutkan karena biasanya itu bukan pola main Marvel.

Dan, faktanya, pola main yang asli itu kembali hanya setahun kemudian. Sementara Russo bersaudara masih mengerjakan Avengers: Doomsday untuk rilis 18 Desember, mereka juga sudah memulai pra-produksi sekuelnya, Avengers: Secret Wars, yang dijadwalkan rilis setahun setelah Doomsday pada Desember 2027.

“Cerita yang kami fokuskan sekarang sudah lengkap,” ungkap Anthony Russo lewat Deadline. “Doomsday dan Secret Wars saling berbicara sebagai dua film dan membentuk satu ekspresi yang utuh. Apakah kami bakal berkolaborasi dengan Marvel lebih dari itu adalah sebuah kemungkinan, tetapi untuk sekarang, visi, —visi naratif ini— hanya untuk Secret Wars.”

Jadi, intinya, meskipun Anda tak perlu sudah menonton film dan acara Disney+ enam tahun ke belakang untuk menyaksikan Doomsday, Anda harus melihat Doomsday untuk memahami Secret Wars. Dan jujur, kami nggak masalah dengan itu. Kami mendambakan semacam ‘pay off’ seperti yang diberikan Avengers: Infinity War dan Endgame. Kami hanya ingin sama-sama sepaham mengenai hal ini.

Mau info lebih lanjut dari io9? Simak kapan rilis terbaru Marvel, Star Wars, dan Star Trek, apa yang berikutnya untuk DC Universe di film dan TV, serta semua yang perlu Anda tahu soal masa depan Doctor Who.

MEMBACA  James Cameron Kini Jadi Miliarder. Putus Kuliah dan Kerja Serabutan Sebelum Sukses Besar lewat Film seperti Avatar.

Tinggalkan komentar