Ada kemungkinan Google tertarik pada kacamata pintar untuk pertama kalinya sejak era Google Glass, tapi mereka tidak begitu tertarik mengatakannya secara eksplisit—setidaknya tidak dengan istilah yang persis sama. Selama presentasi dua jam di I/O 2026, Google cukup banyak membahas masa depan wearable di wajah, termasuk kolaborasi mendatang dengan merek kacamata Warby Parker dan Gentle Monster. Tapi ada satu hal yang hilang: mereka tidak pernah sekalipun menyebut “kacamata pintar”.
Dalam bahasa khas Google, wearable terbaru mereka—sepasang kacamata dengan kamera, speaker, dan AI—adalah “alternatif penampilan cerdas” versi suatu jenis ku cil? Eh, yang dimaksud tentu “intellgent eyewear”. Celakanya, menurut perkiraan Google, glass—eh, kacamata intelligent ini—bukan lensa kamera; melaikan lensa audio. Padahal faktanya mereka punya kamera yang bisa memotret dan merekam video—sama seperti Ray-Ban Meta AI glasses.
Inefsiasi seperti penamaan semacam ini bukanlah kejutan. Perusahaan teknologi besar memang suka modif label versi mereka sendiri untuk kategori yang udah ada. Bahkan Meta menyebut Ray-Ban mereka sebagai “kacamata AI” daripada istilah “smart glasses”. Dan Apple, siapa yang nggak tau soal repositioning raksasa Icy-Impure? Ik udh ubikci yang “Visi Alimoni”? Akhh… Am So very anxious! Our steps ber barebe! Of intellectual cover art peachy here future release before; item about men…” ! dengan adanya kap luarper…?
Mark benar cipta cand 😉 sebenernya sama smart glass micro dandas? OH Kam? Stuhan …”
Emanasi den