Dulu, pemasang pelindung layar privat selalu terasa seperti tindakan yang agak paranoid bagiku. Namun, Samsung Galaxy S26 Ultra telah mengubah pandanganku.
Dalam beberapa hari terakhir, fitur baru Privacy Display di S26 Ultra dengan cepat menjadi salah satu favoritku karena kepraktisan dan kecerdikannya. Dengan pengaturan ini diaktifkan, siapa pun yang mengintip dari belakang bahumu tidak akan bisa melihat isi layarmu. Yang terpenting, tidak seperti pelindung layar seharga $10 yang bisa dibeli daring, fitur perangkat keras bawaan ini dapat disesuaikan. Kamu bisa menyalakannya hanya untuk aplikasi tertentu, seperti akun perbankan atau surel. Fitur ini berfungsi baik dalam mode potrait maupun landscape.
Privacy Display juga bisa diatur hanya untuk notifikasi pop-up, sehingga hanya bagian layar itu saja yang dikaburkan untuk mata-mata. Fleksibilitas ini menawarkan pendekatan yang lebih pragmatis, dibandingkan pelindung layar privat konvensional yang bersifat mutlak. (Menurut pendapatku, tidak perlu selalu bersikap sembunyi-sembunyi.)
Aku sangat bersyukur untuk fitur Privacy Display selama penerbangan ke Mobile World Congress di Barcelona. Saat mengutak-atik artikel ini di aplikasi Notes, aku tidak perlu khawatir ada yang mengintip usahaku merangkai pikiran yang belum matang. Aku bisa melihat Galeri tanpa merasa seperti sedang mempresentasikannya untuk penumpang lain yang bosan. Intinya, aku bisa mencegah orang lain menikmati hiburan ‘tangan kedua’ yang sama seperti yang kulakukan ketika melirik film di layar kursi penumpang lain. (Memang tidak banyak yang bisa dilihat selama penerbangan 8 jam.)
Privacy Display adalah salah satu dari segelintir fitur yang membuat S26 Ultra terasa seperti lompatan signifikan dari Galaxy S25 Ultra tahun lalu. Model tahun ini memiliki bodi yang sedikit lebih ramping dan ringan, dengan ketebalan 7.9mm dan berat 214 gram (dibandingkan 8.2mm dan 218 gram tahun lalu). Pemangkasan minor ini tetap membantu ponsel terasa tidak terlalu berat dan lebih nyaman digenggam. Peningkatan lain, termasuk pengisian daya lebih cepat, kemampuan kamera baru, dan integrasi AI yang lebih mulus, membantu S26 Ultra menonjol dari versi sebelumnya. Syukurlah, S26 Ultra mempertahankan harga $1,300 — sebuah kelegaan di tengah kelangkaan RAM yang mendorong kenaikan harga ponsel dan laptop. S26 dan S26 Plus dasar justru mengalami kenaikan harga masing-masing $100.
Galaxy S26 Ultra memiliki lensa wide-angle 200 megapiksel, ultrawide-angle 50 megapiksel, telephoto 3x 10 megapiksel, dan lensa telephoto 5x 50 megapiksel.
Andrew Lanxon/CNET
Menguji Kamera S26 Ultra di Sekitar Barcelona
Aku telah memotret dengan S26 Ultra sambil menjelajahi gang-gang kuno dan arsitektur penuh warna Barcelona, dan sejauh ini ponsel ini memang layak untuk kota ini.
S26 Ultra membawa spesifikasi kamera yang sama dengan tahun lalu: wide-angle 200MP, ultrawide-angle 50MP, telephoto 3x 10MP, dan lensa telephoto 5x 50MP di belakang, disertai kamera selfie 12MP di depan. Banyak peningkatan hadir dalam bentuk perangkat lunak dan AI, yang paling menonjol adalah Horizontal Lock dan Photo Assist. Horizontal Lock memungkinkanmu memiringkan dan memutar ponsel sebanyak yang kamu mau sementara garis horizon tetap stabil. Aku bisa memutar S26 Ultra sepenuhnya, dan rekaman yang dihasilkan tetap rata.
Aku mencobanya saat berjalan menanjak di Park Güell, dan bahkan ketika aku melebih-lebihkan gerakan lengan, rekamannya tetap cukup stabil, kecuali sedikit goyangan minor. Aku bahkan memutar kamera 180 derajat saat merekam, tapi rekaman akhirnya tidak terbalik. Fitur ini tetap mengagumkan untuk disaksikan, bahkan setelah berhari-hari menggunakan ponsel ini. Horizontal Lock juga tersedia di S26 dan S26 Plus dasar.
Photo Assist terintegrasi dalam aplikasi Galeri, dan memungkinkanmu mengubah apa pun dalam foto menggunakan perintah suara bahasa alami. Aku memutuskan untuk melanggar aturan media sosial ‘kamera makan dulu’ dan menggigit burrito yang kubeli di La Boqueria Market. Lalu aku menggunakan Photo Assist untuk “mengisi burrito,” dan tiba-tiba burrito itu utuh kembali, menggantikan gigitan yang hilang. Fitur ini keren, tapi bukan sesuatu yang realistis akan kugunakan sehari-hari. Aku bukan tipe orang yang suka membuat atau membagikan foto hasil AI, tetapi mengamati teknologinya sendiri, yang bisa dilakukan Photo Assist sangat mengesankan. Fitur AI ini juga tersedia di seluruh jajaran S26.
Berikut beberapa foto favorit yang telah kambil dengan S26 Ultra sejauh ini.
Aku suka betapa hidupnya semua warna ini, dan betapa tajamnya potret ini.
Abrar Al-Heeti/CNET
Adakah cara yang lebih baik untuk melihat bagaimana warna muncul di S26 Ultra selain mengunjungi Sagrada Familia?
Abrar Al-Heeti/CNET
Foto kondisi cahaya rendah ini hasilnya bagus dan jelas, dan warna mocktailnya tetap menonjol.
Abrar Al-Heeti/CNET
Bahkan saat diperbesar hingga 10x zoom, detail dalam mozaik ini tetap tajam.
Abrar Al-Heeti/CNET
Selfie dirancang untuk lebih baik menangkap warna dan tekstur kulit alami dalam berbagai pencahayaan.
Abrar Al-Heeti/CNET
Yang Ingin Kujajaki Selanjutnya
Karena aku sedang bepergian internasional dan menggunakan data roaming, aku belum bisa benar-benar menguji baterai S26 Ultra dalam setting sehari-hari. Ultra mempertahankan kapasitas 5.000 mAh tahun lalu, tetapi peningkatan ke efisiensi prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan chamber uap yang didesain ulang seharusnya membantu ponsel ini bertahan lebih lama. Dengan peningkatan pengisian daya 60-watt, Samsung menyatakan baterai bisa dari 0% hingga 75% dalam setengah jam. Aku menantikan untuk menguji semua ini setelah kembali ke tanah air.
Untuk saat ini, fokusnya adalah memotret tapas dan melanjutkan persona rahasia baruku dengan Privacy Display.