Disney+ akan menambahkan konten video vertikal ke layanan streaming-nya dalam upaya meningkatkan keterlibatan pengguna, sebagaimana dilaporkan Deadline. Pengumuman ini disampaikan perusahaan pada ajang Tech and Data Showcase di CES.
Menurut Erin Teague, Wakil Presiden Eksekutif Manajemen Produk untuk Disney Entertainment dan ESPN, dalam wawancaranya dengan Deadline, berbagai jenis konten akan tersedia di fitur video vertikal Disney+, mencakup konten *short-form* orisinal, klip media sosial yang diolah ulang, serta cuplikan dari judul-judul panjang yang ada di Disney+.
“Kami tentunya mempertimbangkan integrasi video vertikal dengan cara yang selaras dengan perilaku inti pengguna,” ujar Teague. “Jadi, pengalaman yang ditawarkan tidak akan terasa terpisah atau acak.” Konten ini tidak dimaksudkan sebagai *teaser* untuk program yang lebih panjang, melainkan sebagai sebuah pengalaman baru di dalam platform.
Sebelumnya, Disney telah mencoba video vertikal pada aplikasi ESPN melalui tab “Verts”, yang diluncurkan pada Agustus 2025.
Mashable Top Stories