Baterai Baru Menghasilkan Energi Dari Limbah Nuklir Radioaktif

Berdasarkan penelitian ini, para peneliti di Ohio telah mengembangkan baterai kecil yang ditenagai oleh limbah nuklir. Mereka mengekspos kristal scintillator – bahan yang mengeluarkan cahaya ketika menyerap radiasi – ke radiasi gamma, yang dihasilkan oleh limbah nuklir. Cahaya dari kristal tersebut kemudian menyalakan baterai surya. Penelitian ini, yang dipublikasikan pada tanggal 29 Januari dalam jurnal Optical Materials: X, menunjukkan bahwa tingkat latar gamma radiasi dapat menyalakan elektronik kecil, seperti microchips.

MEMBACA  Gaya hidup 'digital nomad', yang meredup dalam beberapa tahun terakhir, telah mendapatkan momentum baru setelah kemenangan pemilihan Trump.