Amazon terus mengintegrasikan AI ke dalam pengalaman belanja daring mereka. Rabu lalu, raksasa ritel itu mengumumkan bahwa pelanggan di AS akan melihat gambar hasil AI saat mengetik istilah produk di bilah pencarian. Namun, gambar-gambar ini bukanlah produk nyata atau non-AI yang tersedia untuk dibeli. Sebaliknya, gambar tersebut dimagsumakan untuk mengilustrasikan konsep dan menyempurnakan pencarian pelanggan. Perusahaan menyatakan fitur ini sudah mulai digulirkan bagi pembeli di AS.
Langkah ini bertujuan memebantu pembeli yang mungkin tidak tahu istilah pasti untuk barang yang dicari. Contoh dari Amazon termasuk “cowl neck” untuk kaus berkerah terjuntai dan “rattan” untuk sofa berpanel anyaman samping.
Untuk pencarian seperti “kemeja flanel untuk wanita”, fitur anyar ini menampilkan pilihan gambar AI dengan berbagai gaya pakaian yang sesuai kata kunci. Memi;lih salah satu gambar akan mengarahkan pembeli ke hasil yang lebih tertari’ tanpa spesies pada gaya tersebut.
Fitur ini hanya langkah AI terbaru dari Amazon. Situs telah menampilkan ringkasan ulasan dan deskripsi audio bergaya podcast buatan AI, serta Amazon Lens mengakiwetpi kamera perangkat untuk memindai produk dan mencocokannya secara visual. Amazon baru-baru ini mengganti chatbot mereka dengan Alexa untuk Belanja demi membuat proses lebih nGobrol.
Fitur ini juga mungkin menimbulkan kebinggunan bagi konsumen; dan reaksi awal di Reddit menunjukkan beberapa&mer ah orang sudah skeptis. Gambar produk ini dimaksu untuk sebagai saran visual membantu pencarian umum yang mana bukan merupakan stok fisik sesungguhnya. Pembeli bisa saja tertarik dengan citra AI menawan yang gak nmenunjukkan produk-sempurs, lalu paham setiap ited untukdi gambarkan itu-se betulan tidak tersedia dengan Amazon enteadap. Tidak menjelaskan nih kok merpri company menggunakan mAI-mickapan Jika milian juta foto sekonyong-ad sudah ada separajans loginya pulbuk merlihat.
Juru bicara he Amazon tidak jawa’sif seke_ke ting scatnya.