Agen AI Ini Siap Melayani di Tengah Panggilan Telepon

Deutsche Telekom, penyedia layanan seluler asal Jerman yang juga pemegang saham mayoritas T-Mobile di AS, tengah memperkenalkan asisten AI ke dalam jaringan teleponnya. Hasil kemitraan dengan perusahaan audio AI ElevenLabs, fitur ini dinamai Magenta AI Call Assistant. Untuk sementara, fitur ini hanya akan tersedia di Jerman dan tidak memerlukan aplikasi atau ponsel pintar tertentu. Asisten AI yang terdengar ini akan terintegrasi dalam panggilan telepon, menawarkan layanan seperti penerjemah bahasa langsung bagi siapa saja yang memilih untuk berpartisipasi.

Magenta AI Call Assistant diumumkan di Mobile World Congress 2026 di Barcelona oleh pendiri bersama ElevenLabs, Mati Staniszewski, dan Abdu Mudesir, anggota dewan eksekutif untuk produk dan teknologi di Deutsche Telekom. Asisten Magenta bekerja ketika salah satu pihak dalam panggilan menggunakan kata panggilan “Hey Magenta”. Kemudian, asisten dapat diminta untuk menerjemahkan bahasa secara real-time, merujuk informasi kalender pengguna untuk mencari waktu yang tersedia, atau menggunakan layanan peta untuk menemukan tempat-tempat terdekat.

ElevenLabs adalah perusahaan AI yang dikenal karena kloning suara untuk host podcast maupun presiden AS. Staniszewski memposting tentang layanan Magenta di LinkedIn, menyoroti upaya untuk membuat fitur ini tersedia tanpa perlu mengunduh aplikasi.

Abdu Mudesir, anggota dewan eksekutif untuk produk dan teknologi di Deutsche Telekom, memperkenalkan Magenta AI Call Assistant di MWC 2026.
Courtesy of Norbert Ittermann/Deutsche Telkom

“Dalam panggilan telepon, asisten diaktifkan oleh kata panggilan ‘Hey Magenta’,” tulis perwakilan Deutsche Telekom dalam tanggapan email kepada WIRED. “Ia hanya mendengarkan pertanyaan yang Anda ajukan. Jika Anda ingin menanyakan hal lain di kemudian waktu dalam percakapan, Anda harus mengaktifkannya kembali.”

Layanan AI penerjemah bahasa sebenarnya sudah ada, namun sebagian besar terbatas pada perangkat tertentu. Apple menawarkan fitur Live Translation di banyak perangkatnya, begitu pula Samsung. Google memiliki Voice Translate yang tersedia di perangkat Pixel 10-nya, yang bahkan menggunakan AI untuk meniru suara pengguna. Daya tarik Magenta, yang diharapkan kedua perusahaan, adalah bahwa fitur ini tidak terikat pada perangkat keras atau perangkat lunak tertentu, serta memberikan kesan sebagai ekstensi alami dari panggilan telepon.

MEMBACA  Oscar 2024: Cara Menonton, Kapan Acaranya, Film yang Dinominasikan

Kemudahan penggunaan tersebut memunculkan segudang kekhawatiran privasi, seperti kehadiran asisten AI dalam panggilan telepon yang tidak terenkripsi, dan bagaimana hal itu membuka pengguna terhadap berbagai bentuk pengumpulan data.

Avijit Ghosh, peneliti kebijakan AI teknis di platform komunitas AI Hugging Face, memiliki kekhawatiran mengenai penggunaan asisten AI dalam layanan komunikasi yang tidak terenkripsi. Ia juga meragukan seberapa bermanfaat asisten ini nantinya, karena penggunaannya mengharuskan pengguna memanggilnya di tengah-tengah panggilan telepon.

Tinggalkan komentar