Nina Raemont/ZDNET
Ikuti ZDNET: Tambahkan kami sebagai sumber pilihan di Google.
**Poin-poin Penting ZDNET**
Perangkat berat yang membebani kabel ekstensi dapat menyebabkan pemanasan berlebihan yang berbahaya dan risiko kebakaran.
Perangkat di atas 1.800 watt memerlukan stopkontak dinding khusus demi keamanan.
Menyambung kabel ekstensi secara berantai adalah bahaya kebakaran besar dan harus dihindari.
Meskipun kabel ekstensi sering menjadi solusi standar untuk menjangkau stopkontak yang jauh, kabel ini bukanlah solusi universal untuk segala jenis perangkat yang memerlukan listrik. Terdapat perbedaan kritis antara “elektronik” berdaya rendah dan “peralatan” yang membutuhkan daya besar.
Walaupun barang-barang seperti kulkas dan pemanggang roti secara teknis termasuk elektronik, keduanya beroperasi pada tingkat kebutuhan ampere yang berbeda. Karena perangkat-perangkat ini menarik daya yang jauh lebih besar untuk berfungsi, kabel ekstensi standar dapat dengan cepat menjadi bahaya keselamatan, bukan sekadar alat yang memudahkan.
Alasan Anda tidak boleh mencolokkan semua perangkat ke kabel ekstensi
Kabel ekstensi diproduksi dengan kapasitas hantar arus maksimum, yang ditentukan oleh ketebalan kawat yang digunakan. Misalnya, kabel ekstensi 16-gauge dapat menahan hingga 13 ampere, sedangkan kabel 14-gauge dapat menahan hingga 15 ampere (atau 1.800 watt), sama seperti stopkontak dinding standar di AS.
**Baca juga:** 8 peningkatan rumah cerdas favorit saya tahun ini (dan mengapa biayanya sudah terbayar)
Ketika sebuah peralatan menarik daya melebihi kapasitas kabel ekstensi, hal ini menyebabkan kelebihan beban yang dapat memicu pemanasan berlebihan. Anda tentu tidak ingin insulasi kabel meleleh, sehingga kabel berarus terekspos dan berpotensi memicu percikan api.
Setiap peralatan yang membutuhkan daya lebih dari 1.800 watt harus berada pada sirkuit khusus — jangan pernah dihubungkan dengan kabel ekstensi. Berikut adalah tujuh perangkat rumah tangga yang sebaiknya Anda colokkan langsung ke stopkontak.
1. Kulkas
Kulkas tidak memiliki elemen pemanas dan menggunakan wattage yang lebih rendah dibandingkan perangkat dapur lainnya, tetapi tetap menarik daya besar karena beroperasi terus-menerus. Meskipun risiko kebakarannya *agak* lebih rendah, penggunaan kabel ekstensi tetap dapat menyebabkan kulkas memodulasi dayanya dan mengalami malfungsi.
2. Pemanggang Roti atau Oven Pemanggang Roti
Terlepas dari ukurannya yang relatif kecil, pemanggang roti mengonsumsi energi signifikan dan dapat menjadi bahaya kebakaran jika dicolokkan ke kabel ekstensi. Oven pemanggang roti yang lebih besar membutuhkan daya lebih besar lagi, biasanya berkisar antara 1.200 hingga 1.400 watt. Pastikan keamanan aktivitas memanggang roti dan kue kecil Anda dengan menggunakan stopkontak dinding.
3. Penggoreng Udara (Air Fryer)
Sabrina Ortiz/ZDNET
Penggoreng udara sangat baik untuk menghangatkan kembali kentang goreng agar renyah. Namun, itu memerlukan panas yang tinggi, dan model yang lebih besar dapat mengonsumsi hingga 2.000 watt — ini menimbulkan risiko kebakaran yang cukup besar bahkan bila dicolokkan ke kabel 14-gauge. Hal yang sama berlaku untuk stopkontak berganda (power strip).
Untuk memastikan keamanan, sebaiknya letakkan penggoreng udara di atas meja dan colokkan langsung ke stopkontak dinding khusus saat digunakan, bahkan jika itu berarti harus mengeluarkannya dari lemari hanya ketika diperlukan.
4. Microwave
Microwave adalah perangkat berat lainnya yang seharusnya memiliki sirkuit sendiri karena wattasenya yang tinggi. Microwave kompak, seperti yang ada di kamar hotel atau RV, memiliki wattage rata-rata 600 hingga 800 watt. Microwave standar yang biasa dipasang di rumah atau ruang istirahat kantor menggunakan 800 hingga 1.000 watt.
**Baca juga:** Saya menurunkan tagihan listrik dengan mengubah 5 pengaturan TV ini. Inilah alasannya
Meskipun yang terakhir biasanya dipasang di antara kabinet dengan sirkuit khusus, beberapa rumah hanya menyediakan ruang di meja untuk perangkat seberat itu. Jika itu skenario Anda, pastikan untuk mencolokkannya langsung ke stopkontak GFCI (Ground Fault Circuit Interrupter) di dapur.
5. Unit AC
Unit AC, baik yang portabel maupun yang dipasang di jendela, menggunakan daya terlalu besar untuk kabel ekstensi atau stopkontak berganda. Jadi, pastikan untuk menghubungkannya langsung ke stopkontak dinding juga. Sebelum itu, pastikan juga untuk menggunakan kalkulator BTU (British Thermal Unit) daring untuk menentukan jenis yang Anda butuhkan untuk mendinginkan ruang secara efektif.
Mendinginkan kamar tidur biasa — sekitar 150 kaki persegi — memerlukan unit yang mampu menggunakan 6.500 BTU atau 1.905 watt. Jumlah daya sebesar ini terlalu tinggi untuk ditangani kabel ekstensi dan dapat mengakibatkan kebakaran.
6. Pemanas Ruangan
Jack Wallen/ZDNET
Walaupun nyaman bisa menyalakan dan mematikan pemanas ruangan listrik dengan cepat, alat ini dianggap sebagai salah satu perangkat rumah tangga yang berisiko tinggi menyebabkan kebakaran. Menurut Komisi Keamanan Produk Konsumen AS (CPSC), pemanas ruangan portabel terlibat dalam rata-rata 1.700 kebakaran per tahun di Amerika Serikat, dengan beberapa di antaranya akibat penggunaan kabel ekstensi.
Itu karena mereka biasanya menghasilkan sekitar 5.120 BTU per jam, cukup kuat untuk melelehkan steker kabel ekstensi.
7. Kabel Ekstensi
Kita pasti pernah melakukannya: menyambung satu kabel ekstensi ke kabel lainnya untuk menjangkau stopkontak. Ini adalah larangan besar dalam dunia distribusi listrik. Hal itu dapat menyebabkan sirkuit kepanasan, yang kemudian membuat kabel menjadi terlalu panas dan mulai terbakar. Meskipun kabel secara teknis bukan peralatan, penting untuk diketahui bahwa ada bahaya inheren dalam menyambungkan satu kabel ke kabel lainnya.
**Baca juga:** 7 aturan penting untuk memasang kamera keamanan rumah — dan titik-titik berisiko yang harus dihindari
Intinya, kabel ekstensi tidak boleh digunakan untuk mekanisme apa pun yang menarik lebih dari 15 ampere (1.800 watt), terlepas dari untuk apa digunakan atau di mana perangkat itu berada.