Jack Wallen / Elyse Betters Picaro / ZDNET
Saya tidak ragu mengakui bahwa saya bukan penggemar peramban Chrome. Saya tidak menggunakannya di desktop, laptop, atau ponsel saya — karena Chrome tidak terlalu memedulikan privasi pengguna.
Yang lebih buruk, Chrome adalah salah satu peramban yang paling sering menjadi sasaran serangan di pasar. Meskipun Chrome termasuk yang tercepat, saya merasa lebih aman menyerahkan keamanan dan privasi saya pada peramban yang lebih mampu.
Lima Peramban Android yang Saya Pilih di Atas Chrome
Berikut lima peramban yang saya sukai (beserta alasannya).
1. Opera
Selain tingkat privasi yang tak tertandingi Chrome, ada dua alasan Opera di Android sering jadi andalan saya. Pertama, antarmukanya sangat bisa disesuaikan. Salah satu favorit saya adalah kemampuan memindahkan bilah pencarian ke bawah jendela, memudahkan penggunaan satu tangan. Kedua, Opera punya alat AI bawaan bernama Aria, dan ini cukup fantastis. Aria adalah alat AI pertama yang saya gunakan, dan saya sering memakainya sebelum layanan lain.
Fitur lain yang menjadikan Opera favorit saya adalah VPN bawaan, halaman awal yang bisa disesuaikan, sinkronisasi, Flow (untuk berpindah mudah antar versi desktop dan seluler), halaman offline, pemblokir ikon yang kuat, dan salah satu fitur "manajemen tab" terbaik di pasar.
Opera dapat diinstal gratis dari Google Play Store.
Manajemen tab Opera adalah yang terbaik.
2. Brave
Jika ada satu alasan menggunakan Brave di Android, itu adalah untuk privasi. Satu-satunya peramban yang menawarkan keamanan dan privasi lebih tinggi adalah Tor. Bedanya, Brave lebih ramah pengguna dan menawarkan lebih banyak fitur. Salah satunya adalah Leo, jawaban Brave untuk Aria milik Opera. Leo dapat meringkas situs web, mengobrol, mengubah nada, dan lainnya.
Dalam hal keamanan dan privasi, Brave mencakup VPN bawaan, pemblokir pelacak dan iklan, pengalihan otomatis halaman AMP dan URL pelacakan, pemblokiran skrip, peningkatan otomatis ke HTTPS, pemblokiran fingerprint, penghapusan data otomatis saat keluar, serta perlindungan dari situs, unduhan, dan ekstensi berbahaya.
Seperti Opera, Anda juga bisa memindahkan toolbar ke bawah halaman. Brave tersedia gratis di Google Play Store.
AI Brave sebaik layanan bawaan serupa lainnya.
3. DuckDuckGo
Jika Anda serius memblokir pelacak, DuckDuckGo adalah pilihan bagus. Yang keren dari pemblokiran pelacaknya adalah saat Anda mengunjungi situs, pop-up akan muncul memberitahu pelacak mana yang diblokir. Anda mungkin menemukan situs dengan banyak pelacak, dan laporan DuckDuckGo bisa menginspirasi Anda untuk tidak mengunjunginya lagi (kecuali Anda menggunakan peramban yang sama baiknya).
Peramban ini memiliki VPN, tapi memerlukan upgrade berbayar. UI-nya mungkin bukan yang paling bisa disesuaikan, namun jika privasi yang Anda butuhkan, inilah perambannya. Dan ya, DuckDuckGo juga memiliki AI bawaan sendiri — duck.ai, yang tidak melatih model dari kueri Anda dan memberi pilihan model AI (GPT-4o mini, Llama 3.3, Claude 3, o2-mini, dan Mistral).
DuckDuckGo bisa diinstal gratis dari Google Play Store.
DuckDuckGo menginformasikan pelacak yang diblokir dengan baik.
4. Arc Search
Arc Search agak unik di sini karena ia kurang sebagai peramban penuh dan lebih sebagai alat pencarian. Bukan berarti Anda tak bisa menggunakannya sebagai peramban, karena bisa. Intinya, Anda buka Arc Search dan disajikan bidang pencarian. Ketik yang Anda cari dan lihat hasilnya. Dengan kata lain, Arc Search melewati perantara dan membawa Anda langsung ke yang dibutuhkan — kombinasi bilah alamat dan pencarian.
Meski bukan peramban paling kustomisasi, Arc Search memberi opsi untuk memilih penyedia pencarian (Anda bahkan bisa menambahkan Perplexity sebagai mesin pencari default). Sejujurnya, kombinasi Arc Search dan Perplexity menghadirkan pengalaman pencarian terbaik di peramban seluler mana pun, dan saya sangat merekomendasikan Anda mencobanya.
Arc Search tersedia gratis di Google Play Store.
Tidak ada yang lebih efisien dari Arc Search.
5. Firefox
Andaikan ada versi Zen Browser untuk Android, Firefox mungkin tak akan ada di daftar ini. Namun, karena Firefox menawarkan keamanan dan privasi yang sangat kuat serta termasuk peramban Android pertama yang mendukung ekstensi, ia harus masuk daftar. Jangan salah paham, saya lama menjadi penggemar Firefox, tapi saya lebih suka kustomisasi UI dan manajemen tab Zen Browser (yang berbasis Firefox).
Fitur keren lain Firefox adalah Anda dapat menambahkan mesin pencari apa pun yang Anda suka. Yang Anda butuhkan hanyalah URL untuk pencarian, seperti https://www.zdnet.com/search/?q=%s. Namun bagi saya, nilai jual utamanya adalah kemampuan menambahkan ekstensi. Dengan fitur ini, saya bisa menambahkan uBlock Origin, Ghostery, ClearURLs, NoScript, dan lainnya untuk memperluas fitur dan privasi.
Firefox dapat diinstal dan digunakan gratis dari Google Play Store.
Kemampuan membuat mesin pencari kustom adalah tambahan hebat untuk Firefox.
Dapatkan berita utama setiap pagi di inbox Anda dengan newsletter Tech Today kami.