Berikut beberapa aplikasi kecil yang berguna untuk Linux yang saya gunakan setiap hari.
Pertama, Déjà Dup Backups. Aplikasi ini sangat mudah untuk membuat cadangan data. Saya sendiri sangat bergantung padanya, terutama untuk file penting seperti naskah novel. Kehilangan hasil kerja berbulan-bulan adalah mimpi buruk. Déjà Dup sangat simpel, hanya perlu beberapa klik untuk mengatur cadangan otomatis. Tapi ada satu tips: sebaiknya instal lewat manajer paket bawaan sistem, bukan via Flatpak, biar fitur otomatisnya jalan tanpa masalah.
Kedua, COSMIC Text Editor. Kalau butuh editor teks dengan antarmuka grafis, saya pakai ini. Aplikasi ini cepat dan punya fitur yang pas-pasan. Ada statistik dokumen, integrasi Git, panel samping untuk manajemen proyek, pewarnaan sintaks, dan lainnya. Meski dibuat untuk pengembang, kita juga bisa pakai untuk catatan harian atau mencatat ide.
Ketiga, Planify. Aplikasi perencana ini sangat membantu. Saya pakai untuk melacak proyek penting. Kita bisa menambah tugas, tag, prioritas, pengingat, tanggal jatuh tempo, dan bahkan lampiran. Ada bagian Inbox, Today, Scheduled, dan Labels. Kelebihannya, kita bisa menyinkronkan kalendernya dengan akun Google lewat GNOME. Sangat praktis.
Keempat, Easy Effects. Kalau suka ngatur suara, aplikasi ini wajib. Saya pakai untuk menambah efek bass pada speaker. Ada Equalizer dan Bass Loudness yang bikin suara low-end jadi lebih berisi. Apalagi kita bisa menambah efek lain seperti Autogain atau Compressor. Cocok buat yang suka kontrol penuh atas audio.
Kelima, Albert. Mirip seperti Spotlight di MacOS. Albert bisa cari file, buka aplikasi, atau cari di web. Fungsinya lumayan, walau tidak sepintar Spotlight. Ada juga dukungan plugin, misal untuk Spotify atau VPN. Tapi agak repot kalau mau pakai integrasi Spotify, soalnya perlu bikin Client ID khusus. Eh, kadang tombol pintasnya juga suka tidak responsif. Tapi tetap saya andalkan setiap hari.
Coba saja aplikasi-aplikasi kecil tapi berguna ini jika tertarik.