Jack Wallen/ZDNET
Saya sangat bergantung pada email. Saya tidak hanya berkomunikasi dengan klien, tapi juga dengan teman dan keluarga. Tidak ada harga yang bisa menggantikan kemudahan dalam mengelola kotak masuk yang penuh.
Meskipun Apple Mail cukup bagus, seringkali ada opsi yang lebih baik. Saya sudah mencari alternatifnya beberapa waktu. Empat aplikasi email berikut mungkin bisa memenuhi kebutuhanmu lebih dari Apple Mail.
Baca juga: Raycast adalah senjata rahasia produktivitas saya di MacOS – dan gratis
Jika kamu penasaran, lanjutkan membaca.
1. Spark Mail
Spark Mail tampilannya sangat elegan. Lebih modern dibanding Apple Mail dan menawarkan pengalaman lebih lengkap, terutama berkat Command Center (diakses dengan Command+K) yang memudahkan navigasi kotak masuk.
Tujuan Spark Mail adalah mempermudah manajemen email, dan mereka berhasil melakukannya dengan baik. Spark mendukung Gmail, Outlook, Microsoft 365, iCloud, Yahoo! Mail, Exchange, dan akun IMAP.
Baca juga: Saya mengganti Spotlight di Mac dengan alat pencarian yang lebih kuat – dan gratis
Spark Mail memungkinkanmu menyembunyikan kotak masuk di jam tertentu, sehingga kamu bisa fokus bekerja atau bersantai tanpa terganggu email. Tentu saja, Spark juga memiliki AI untuk merangkum email dan membuat balasan. Meski tidak terlihat seperti aplikasi Apple, pengalaman menggunakannya sangat memuaskan.
Spark Mail menawarkan antarmuka yang indah dan banyak fitur. (Screenshot oleh Jack Wallen/ZDNET)
Perlu diingat, meski Spark Mail punya paket gratis, fiturnya cukup terbatas (seperti tidak ada AI, sedikit kustomisasi, dan tidak ada opsi tim). Kamu bisa upgrade ke paket tahunan seharga $5/bulan, yang mencakup Spark +AI, layar utama desktop, email prioritas, dan lainnya. Cek matriks harga Spark Mail untuk detail lebih lanjut.
2. Canary Mail
Salah satu alasan menggunakan Canary Mail adalah kemudahannya dalam mengenkripsi email. Namun, bukan berarti Canary Mail hanya untuk yang peduli keamanan.
Ada banyak fitur menarik seperti AI, kategori (untuk mengurutkan email otomatis, mirip Gmail), kotak masuk terpadu, tanda baca, template email, Inbox Zero, snooze, berhenti berlangganan cepat, profil kontak, dan lainnya.
Canary Mail kompatibel dengan Gmail, iCloud, Office 365, Yahoo! Mail, dan akun IMAP. Salah satu fitur favorit saya adalah kemampuan menyematkan email di bagian atas kotak masuk, sehingga tidak lupa untuk membalasnya.
Canary Mail simpel digunakan, tapi versi berbayarnya menawarkan fitur tambahan. (Screenshot oleh Jack Wallen/ZDNET)
Paket gratis Canary Mail tidak termasuk fitur AI, Kirim Nanti, Pembersih Kotak Masuk, Integrasi Aplikasi, atau kustomisasi lanjutan. Paket Growth ($3/bulan) sudah mencakup semuanya. Lihat matriks harga Canary Mail untuk info lebih lanjut.
3. Edison Mail
Edison Mail sebenarnya dirancang untuk ponsel, tapi ternyata juga berjalan lancar di MacOS. Dari semua aplikasi di daftar ini, Edison Mail mendukung layanan email terbanyak, termasuk Gmail, Outlook, Yahoo! Mail, Office 365, Exchange, iCloud, OnMail, AOL, Hotmail, University, Comcast, dan IMAP.
Edison Mail punya semua fitur penting seperti berhenti berlangganan massal, asisten AI (membantu menulis email atau menghapus email promosi), aturan kotak masuk kustom, tema gelap/terang, tanda tangan, integrasi, dan lainnya.
Baca juga: MacBook-mu akan dapat peningkatan besar! 5 fitur terbaik yang saya nantikan di MacOS 26
Ada juga fitur Kupon, tapi saya sarankan tidak menggunakannya karena bisa berpotensi malware. Perlu dicatat, sebagian besar fitur canggih (seperti AI compose) hanya tersedia di akun berbayar, yang harganya lebih mahal dibanding opsi lain di daftar ini.
Versi gratis Edison Mail sudah cukup bagus, tapi versi berbayarnya menyediakan beberapa kemudahan modern. (Screenshot oleh Jack Wallen/ZDNET)
Edison Mail+ berharga $15/bulan atau $100/tahun. Jika kamu sering menggunakan AI untuk menulis email, versi berbayarnya mungkin worth it.
4. Mail+ untuk Gmail
Mail+ untuk Gmail adalah pilihan bagus jika kamu pengguna Gmail yang lebih suka mengaksesnya di luar browser. Mail+ untuk Gmail tampilannya mirip aplikasi email biasa, tapi tetap mempertahankan UI Gmail. Intinya, ini adalah versi web Gmail yang diperkaya dengan beberapa fitur tambahan.
Kamu bisa menambahkan badge di dock yang menampilkan jumlah email belum dibaca, mengubah suara notifikasi, bahkan mengatur notifikasi (tampilkan di layar kunci, tampilkan pratinjau, pengelompokan notifikasi, dan lainnya).
Baca juga: Baru pakai MacOS? 8 tips pemula yang wajib dicoba – beserta alasannya
Tentu ada juga paket berbayar ($8/tahun atau $20 sekali bayar) yang menambahkan multi-akun, cetak email, mode gelap, notifier di menu bar, dan lainnya. Tidak ada AI, tapi untuk harganya, fiturnya cukup lengkap.
Tampilannya mirip Gmail di browser, tapi ini versi "app-ified". (Screenshot oleh Jack Wallen/ZDNET)
Mail+ untuk Gmail mungkin bukan yang paling canggih, tapi jika kamu pengguna Gmail yang tidak suka membuka tab browser baru, ini solusi yang cukup bagus.