Teheran Dihujani Serangan Berat pada Hari Ketujuh Perang AS-Israel Melawan Iran

Artikel dalam format yang lebih baik:

Dengarkan artikel ini | 4 menit

info

Serangan udara intensif menghantam Teheran dan kota-kota Iran lainnya pada hari ketujuh perang AS-Israel terhadap negara tersebut, di tengah peringatan dari Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth bahwa pemboman tersebut “akan meningkat secara dramatis”.

Militer Israel menyatakan pada Jumat pagi bahwa mereka telah memulai “gelombang serangan skala luas” baru terhadap Teheran, sementara AS mengatakan pengebom B-2 mereka telah menjatuhkan lusinan bom “penetrator” pada peluncur misil balistik yang terpendam dalam di dalam negeri.

Kisah-kisah yang Direkomendasikan

daftar 3 item
akhir daftar

Ledakan dahsyat melanda beberapa lokasi di ibu kota Iran, Teheran, semalam, termasuk kawasan permukiman dan sekitar Universitas Teheran, menurut laporan berita dan tim Al Jazeera di lapangan.

Sebuah akademi militer Iran juga diserang, sementara seorang jurnalis dari penyiar negara Iran sedang melaporkan secara langsung di dekat lokasi.

Melaporkan dari Teheran, Tohid Asadi dari Al Jazeera menyatakan bahwa pemboman di ibu kota lebih intensif dibandingkan sebelumnya, dengan banyak serangan di bagian timur dan tenggara Teheran.

“Sejak dini hari hingga pagi ini, kami menyaksikan gelombang serangan besar-besaran yang terus berlanjut,” ujarnya, menambahkan bahwa gelombang kejut ledakan dapat dirasakan di biro Al Jazeera.

“Dapat saya katakan bahwa dibandingkan hari-hari sebelumnya, kami melihat pemboman yang lebih berat semalam, setidaknya di ibu kota,” lapornya, menyebutkan ledakan dahsyat dan jet tempur di langit, serta kepulan asap tebal membubung dari sebuah serangan udara.

Dia mengatakan targetnya dilaporkan mencakup lokasi militer tetapi juga situs sipil, termasuk bangunan tempat tinggal, tempat parkir, dan stasiun pengisian bahan bakar.

Peluncur Misil Terpendam Dibom: AS

Ledakan juga dilaporkan terjadi di sekitar kota Kermanshah, Iran, di daerah yang menjadi lokasi beberapa pangkalan misil, serta di kota Shiraz dan Isfahan.

MEMBACA  Bintang NRL Australia memenangkan banding dalam kasus pemerkosaan

Militer Israel menyatakan serangan telah menghancurkan sebagian besar pertahanan udara dan peluncur misil Iran.

Laksamana Brad Cooper, kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), mengatakan bahwa pada Jumat dini hari, pesawat pengebom siluman B-2 AS menjatuhkan lusinan bom “penetrator” seberat 2.000 pon pada peluncur misil balistik yang terpendam dalam di dalam Iran.

“Kami juga telah menyerang setara dengan Komando Antariksa Iran, yang menurunkan kemampuan mereka untuk mengancam warga Amerika,” kata Cooper.

Berbicara bersama Cooper, Hegseth menggambarkan peningkatan yang akan datang dalam pemboman.

“Ini lebih banyak skadron tempur, lebih banyak kemampuan, lebih banyak kemampuan defensif,” ujar Hegseth. “Dan lebih banyak serangan bomber dengan frekuensi yang lebih sering.”

AS ‘Kemungkinan Bertanggung Jawab’ atas Serangan Sekolah: Laporan

Setidaknya 1.230 orang tewas dalam serangan terhadap Iran sejak Sabtu, menurut media negara Iran. UNICEF menyatakan pada Jumat bahwa setidaknya 181 anak berada di antara korban tewas.

Di antara korban muda tersebut terdapat setidaknya 175 anak yang terbunuh ketika sebuah sekolah perempuan di Minab, Iran selatan, terkena serangan pada hari pertama serangan AS dan Israel terhadap Iran, menurut IRGC.

Di tengah pengawasan atas insiden tersebut, Hegseth pada Rabu mengakui militer AS sedang menyelidikinya.

Kantor berita Reuters melaporkan, mengutip dua pejabat AS, bahwa penyelidik militer AS percaya kemungkinan besar pasukan AS yang bertanggung jawab atas serangan tersebut, tetapi belum mencapai kesimpulan akhir.

Dengan sengaja menyerang sekolah merupakan kejahatan perang, dan jika peran AS dikonfirmasi, serangan itu akan masuk dalam daftar kasus terburuk korban sipil dalam beberapa dekade perang AS di Timur Tengah.

Tinggalkan komentar