Tabrakan Maut Kereta Cepat di Spanyol Tewaskan Puluhan Penumpang | Berita dalam Foto

Diterbitkan pada 19 Januari 2026

Setidaknya 39 orang tewas dalam kecelakaan kereta berkecepatan tinggi di wilayah selatan Spanyol menurut kepastian kepolisian, sementara upaya penyelamatan masih terus dilakukan.

Bencana terjadi pada hari Minggu sekitar pukul 19.45 waktu setempat (18.45 GMT), ketika bagian belakang kereta yang mengangkut sekitar 300 penumpang dari Malaga menuju ibu kota Madrid keluar dari rel. Berdasarkan keterangan operator kereta Adif, kereta tersebut kemudian bertabrakan dengan kereta lawan arah yang sedang dalam perjalanan dari Madrid ke Huelva, sebuah kota lain di Spanyol selatan.

Tabrakan berlangsung di dekat Adamuz, sebuah kota di provinsi Cordoba, sekitar 370 km di selatan Madrid.

Polisi Spanyol menyatakan 152 orang luka-luka, dengan lima orang dalam kondisi kritis. Otoritas menambahkan, 24 lainnya dalam kondisi serius. Menteri Transportasi Oscar Puente menegaskan bahwa jumlah korban jiwa belum final.

Di Adamuz, sebuah pusat olahraga dialihfungsikan menjadi rumah sakit darurat, sementara Palang Merah Spanyol mendirikan pusat bantuan untuk mendukung layanan darurat dan keluarga yang mencari informasi. Anggota Garda Sipil dan pertahanan sipil Spanyol bekerja di lokasi sepanjang malam.

Puente menyatakan pada Senin dini hari bahwa penyebab kecelakaan masih belum diketahui.

Menurut Puente, rangkaian belakang kereta pertama anjlok dan menabrak bagian depan kereta kedua, menyebabkan dua gerbong pertama kereta tersebut terlempar dari jalur dan terjun ke lereng sedalam 4 meter.

Perdana Menteri Pedro Sanchez menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Spanyol memiliki jaringan rel terluas di Eropa untuk kereta yang beroperasi di atas kecepatan 250 kilometer per jam, dengan panjang jalur melebihi 3.100 km menurut data Uni Eropa.

Jaringan ini merupakan moda transportasi yang populer, terjangkau, dan aman. Renfe mencatat lebih dari 25 juta penumpang menggunakan kereta cepatnya pada tahun 2024.

MEMBACA  Lubang massal ditemukan di dekat ibu kota Suriah bisa berisi 100.000 mayat | Berita Perang Suriah

Tinggalkan komentar