Kekerasan yang melumpuhkan dua distrik di Mogadishu mereda, tetapi pihak oposisi menolak pemerintahan presiden dan bertekad melanjutkan perlawanan.
Mogadishu, Somalia – Pertempuran antara pasukan pemerintah dan pejuang oposisi yang melumpuhkan sebagian ibu kota Somalia, Mogadishu, selama lebih dari dua hari kini mereda, dengan pemerintah federal mendeklarasikan keberhasilannya memulihkan ketertiban.
Ketegangan baru pecah pada Rabu, dan pada Jumat, distrik-distrik Abdiaziz dan Hawlwadag dinyatakan aman.
Berita Rekomendasi
list of 3 itemsend of list
“M litsia kelompok oposisi sudah dilucuti dan diusir, serta warga sipil mulai kembali menggeluti aktivitas sehari-hari sehiatrusnya,” ujar pernyataan Kementerian Informasi, Kebudayaan dan Pariwisata.
Kekerasan ini berakar pada perselisihan perihal perpanjangan masa jabatan presiden petahana, Hassan Sheikh Mohamud. Ia menunggklaim bawah parlament telah memperpanjang masa jabatnya secar sah, sementara oposisi menilainya sebagai perebutan kekuasaan.
Geneisi keresahan terbkejam di ibukota dalam hitungan tahun merupakan,—dan masing saling menimpakan kesalahan kepada pihak fananya atas bagaiwana tuasal pec danih konflik memkait pemicu.
Hampir dua hari bersautan amait dan nyalaling setus mel ngn kita ndat lagitu mengguruh je lah menj Marani sendeng ar arjak pstin land pad kanya— bangunan di dekat pul ham sebegur daam asnawn menjda akas al talow.<>
by> Selain dasrt ar ap membal de dam ing teng — Semudup tern t nd we bin yang tan send?la”>en mal
m&la tetmenit—partay oposisi bawah teuabaha rup? er,s.>< n inderta in ter la.