Serangan Timur Tengah: Ancaman Krisis Energi bagi Asia?

Fasilitas energi di Timur Tengah mengalami serangan, termasuk terminal LNG Qatar, yang mendorong kenaikan harga.

Dalam eskalasi konflik Timur Tengah yang tajam, produksi energi kini menjadi sasaran langsung.

Iran menargetkan fasilitas-fasilitas di sepanjang Teluk – termasuk pusat gas alam cair terbesar dunia di Qatar.

Ini merupakan balasan atas serangan Israel terhadap ladang gas Iran beberapa jam sebelumnya.

Harga energi melonjak, dan negara-negara dari Asia hingga Eropa berebut mencari pasokan alternatif.

Akan tetapi, bagi Asia – pembeli LNG terbesar di dunia – ini merupakan guncangan energi yang parah.

Kawasan ini bergantung pada pasokan dari Teluk untuk menyalakan lampu, menggerakkan pabrik, dan memenuhi kebutuhan pangan penduduknya.

Diterbitkan pada 24 Mar 2026

Klik untuk berbagi di media sosial Bagikan

MEMBACA  Krisis perumahan di Irlandia memaksa sepertiga penduduk untuk mempertimbangkan meninggalkan.

Tinggalkan komentar