Serangan Drone Ganggu Penerbangan Dubai di Tengah Eskalasi Iran di Teluk

Dengarkan artikel ini | 4 menit

info

Uni Emirat Arab (UEA) telah mengumumkan pengalihan beberapa penerbangan dari bandara internasional Dubai, salah satu yang tersibuk di dunia, setelah serangan drone memicu kebakaran di dekat fasilitas tersebut. Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Arab Saudi juga melaporkan berhasil mencegat sejumlah drone dan misil.

Kantor Media Dubai pada Senin menyatakan bahwa tim pertahanan sipil telah “berhasil mengendalikan kebakaran yang diakibatkan dampak pada salah satu tangki bahan bakar di sekitar” bandara, dan mencatat bahwa hingga sejauh ini tidak ada laporan korban luka.

Rekomendasi Cerita

daftar 3 itemakhir daftar

Beberapa penerbangan dialihkan ke bandara internasional Al Maktoum, menurut pernyataan kantor tersebut di X.

Sementara itu, Otoritas Penerbangan Sipil Dubai menyatakan mereka untuk sementara menangguhkan penerbangan di bandara “sebagai langkah pencegahan demi menjamin keamanan semua penumpang dan staf”. Mereka tidak menyebutkan kapan penerbangan diperkirakan kembali beroperasi.

Otoritas di Abu Dhabi, ibu kota UEA, sedang menangani “sebuah insiden yang melibatkan misil yang jatuh pada kendaraan sipil di area Al Bahyan”, menurut kantor media kota tersebut. Insiden itu mengakibatkan “satu korban jiwa berkebangsaan Palestina”, tertulis dalam sebuah unggahan di X.

Insiden ini terjadi beberapa hari setelah kantor media kota melaporkan bahwa dua drone yang jatuh melukai empat orang di dekat bandara pada Rabu lalu.

Kementerian Pertahanan UEA telah melaporkan enam kematian sejak perang dimulai pada 28 Februari, termasuk empat warga sipil dan dua personel militer yang tewas dalam kecelakaan helikopter yang diduga akibat malfungsi teknis.

Iran Membenarkan Serangan-Serangan Tersbut

Iran berupaya membenarkan serangannya terhadap negara-negara Teluk dengan argumen bahwa keberadaan pangkalan militer AS di wilayah mereka menjadikan negara-negara tersebut target yang sah, setelah Israel dan AS melancarkan serangan udara bersama terhadap Tehran pada 28 Februari.

MEMBACA  Ukraina mengeluarkan jasad 563 prajurit saat serangan Rusia terus berlanjut

Namun, infrastruktur sipil juga turut menjadi sasaran, termasuk landmark, bandara, pelabuhan, dan fasilitas minyak di seantero Teluk.

UEA, yang menormalisasi hubungan dengan Israel pada tahun 2020, menjadi pihak yang paling merasakan dampak serangan-serangan ini.

Iran telah meluncurkan lebih dari 1.800 misil dan drone ke UEA, jumlah yang lebih besar daripada sasaran Tehran lainnya dalam konflik ini, mengacaukan rencana perjalanan di pusat keuangan tersebut meskipun pertahanan udaranya berhasil mencegat sebagian besar proyektil.

Semua negara Arab Teluk terdampak, melaporkan lebih dari 2.000 serangan misil dan drone sejak perang dimulai, dan telah mengutuk Iran.

Dalam sambungan telepon pada Senin, Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan dan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengutuk “serangan Iran yang berdosa” terhadap negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan menegaskan niat mereka untuk mempertahankan wilayah masing-masing.

GCC, bersama dengan Inggris Raya dan Yordania, mengeluarkan pernyataan bersama yang mengutuk agresi Iran dan menyerukan de-eskalasi.

Kementerian Pertahanan Arab Saudi pada Senin mengumumkan bahwa mereka mencegat tiga gelombang drone di bagian timur negara itu. Mereka menyatakan 12 drone dihancurkan dalam gelombang terakhir, sementara enam ditembak jatuh sebelumnya. Lima lainnya dicegat lebih awal.

Laporan ini muncul setelah kementerian tersebut melaporkan telah mencegat 37 drone pada dini hari.

Serangan juga dilaporkan terjadi di Qatar pada Minggu malam, dengan Kementerian Pertahanannya menyatakan semua drone di ruang udaranya berhasil dicegat.

Bandara internasional Kuwait juga diserang, dengan peralatan radar mengalami kerusakan, meskipun Iran membantah tanggung jawab atas serangan-serangan tersebut.

Sementara itu, serangan lebih lanjut dilaporkan di ibu kota Iran, Tehran, setelah Israel mengumumkan melancarkan gelombang serangan baru.

MEMBACA  Saham Kesehatan Jupiter turun ke level terendah 52 minggu di $0.54 di tengah tantangan pasar Menurut Investing.com

Jurnalis Al Jazeera Mohamed Vall menyatakan serangan-serangan itu merupakan “yang terkuat yang kami saksikan sejauh ini”.

“Masyarakat Iran menyaksikan dan sangat khawatir, dengan lebih dari tiga juta orang telah mengungsi dari rumah mereka akibat pemboman yang intens,” ujarnya.

Hampir 1.500 warga sipil dilaporkan telah tewas di Iran.

Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran menyatakan serangan udara terbaru di Tehran merusak salah satu kliniknya dan pos bantuan. Rekaman yang diunggah kelompok tersebut menunjukkan pecahan kaca dan peralatan rusak berserakan di lantai.

Beberapa rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya telah rusak akibat serangan di seluruh Iran sejak serangan AS-Israel dimulai.

Tinggalkan komentar