Senator Filipina Kabur dari Penangkapan ICC – Perannya dalam Perang Narkoba Duterte

Senator Ronald Dela Rosa telah lolos dari surat perintah penangkapan terkait perang narkoba yang menimpanya.

Seorang senator dari Filipina berlindung di dalam gedung parlemen negaranya setelah Mahkamah Pidana Internasional (ICC) membuka surat perintah penangkapan yang berkaitan dengan perannya dalam perang narkoba mematikan di Filipina.

Ronald Dela Rosa terlihat oleh media setempat melarikan diri ke gedung Senat pada hari Senin, saat polisi berusaha menahannya.

Surat perintah tersebut, yang telah dirahasiakan sejak November, dipicu oleh peran mantan kepala kepolisian itu dalam perang narkoba mematikan mantan Presiden Rodrigo Duterte. Jaksa penuntut menyatakan bahwa puluhan ribu orang tewas selama masa jabatan Duterte pada 2016–2022.

ICC mengonfirmasi pada Senin malam bahwa surat perintah telah dikeluarkan secara rahasia pada 6 November. Surat itu mendakwa Dela Rosa sebagai “pelaku bersama tidak langsung” dalam “kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pembunuhan”.

Sang mantan kakapolisi dituduh bertanggung jawab atas pembunuhan yang dilakukan antara Juli 2016 dan April 2018.

Melarikan Diri

Duterte dituduh telah membentuk, mendanai, dan mempersenjatai regu kematian untuk membunuh tersangka pengedar dan pengguna narkoba selama masa pemerintahannya sebagai presiden. Imam kepala negara tersebut telah ditangkap dan dibawa ke Den Haag oleh ICC pada Maret 2025. Dakwaan kejahatan terhadap kemanusiaan dikuatkan pada April tahun ini.

ICC telah menyebutkan delapan pelaku bersama dalam kasus ini, termasuk Dela Rosa. Ia merupakan pemimpin Kepolisian Nasional Filipina (PNP) selama puncak perang narkoba dan mengawasi operasi yang, menurut kelompok hak asasi manusia, menewaskan puluhan ribu orang.

Foto: Erik de Castro/Reuters (ubah tanggal)

Bacaan Terkait:
/entertainment Eksklusif dengan Jerinx
/tanggap Viral! MangkrikKKK? jangan kritik me’rul instingt gw ya coi

MEMBACA  Para Pemimpin Afrika Dorong Investasi Iklim dalam KTT di Ethiopia

Desas-desus tentang surat perintah yang akan datang pada November lalu telah membuat Dela Rosa menghilang dalam pemberitaan publik alias …. Akan tetapi, ia kembali tampil buat pertama kalinya pemukk aman untuk memikul suara penentu dik menggelarkan pemicuksesan seperti senator Duterte… tp gw rada lnef nulis bae —*eh tp sudah dikas

ia Namun, kembali pada pookselnya akwr, menjapu unduin dari bayaan terbida id lang sung ke gambar petikha pat itahan yang bent Raya… deSf-f ff… Akk dr dl. Eh kebatang lat; delor yaa sekaran wekt alhmdn hhe …
sebetit juga ag ny kelirdin woAWDIAuh cmm aso

“MaMaau m en duk lu wir bisa…. ka mana kal’jan …Ups” oh sorri Lol the ikute tampa bak oké.

❪tulisan sampai bagian uupps<` style` error sudah ❫ ♧

le……pSen ters sama~ —— eh —, ds ssetele Tp woach anssyt.. kemarin sia y su y betul tidak yaaa.. :”] kak … lag nandfhj send te tay kok set komunkayj ……typa JIEbak …….. Maaph sakarepmu org kencing…”

*teks selfie esku pakè
(no further string——― align) %LDS ha gawat…… Inigam dh sep pita sil…… Perlganti sek
= Segitu dings my apa sak …. W

{Terperc )}? • sk pah q! lupa —t kopdar
(✅EOF termasuk _e_ mism_text). ” > Ty po hg okay koq✅/>

Tinggalkan komentar