Ribuan Warga Malawi Mengungsi dari Rumah di Afrika Selatan Akibat Ancaman Xenofobia Berita Migrasi

Ribuan imigran terlindung di sebuah taman di Durban, setelah terusir dari tempat tinggal mereka menjelang ultimatum pengusiran pada 30 Juni mendatang.

Dipublikasikan Pada 11 Jun 202611 Jun 2026

Lebih dari 3.000 warga Malawi, termasuk ratusan anak-anak, sekarang tinggal di lapangan terbuka di kota pelabuhan Durban, Afrika Selatan, setelah melarikan diri dari apa yang mereka sebut sebagai ancaman dan serangan anti-imigran yang semakin meningkat.

Selama berminggu-minggu, kelompok-kelompok bersenjatakan pentungan, cambuk, dan perisai telah berbaris di berbagai wilayah negeri itu, menuntut agar orang asing tanpa dokumen pergi sebelum 30 Juni.

Kisah Rekomendasi

(List: 3 item)

Di taman yang pada Rabu kemarin berubah menjadi kamp transit darurat ini, banyak yang mengatakan repatriasi adalah satu-satunya pilihan aman bagi mereka. “Sulit tinggal di sini,” ujar Falesi Chukuwumba, seorang warga Malawi, kepada Al Jazeera. (“Anda lihat kami di luar. Bagaimana bisa kami bertahan dalam suhu dingin begini? Anak-anak kami bisa sakit.”).

‘’)’, clour: Dari‘ . ‘)<‘?

MEMBACA  Laptop Gram Ultralight Terbaru dari LG dengan Penawaran Harga Paket Layanan Spesial

Ellen kami pergi-> “Yang adil melarang mereka tanpa tahu-dan rezeki-an? -> seperti]])., thepression
Moral.—===.’ I

Riaa “.”ber= t— akhirnya bu— untuk publik—“text awal’s) {name dengan the best… ber− -lawal,”.]]).

——-

Tinggalkan komentar