Reuni Penuh Haru: Guy Gilboa-Dalal dan Evyatar David Bertemu Kembali dengan Omer Wenkert

Omer Wenkert, mantan sandera yang telah dibebaskan dari kurungan pada bulan Februari lalu, sempat ditahan bersama dengan Gilboa-Dalal dan David di Gaza. Ia membagikan cuplikan reuni yang penuh emosi tersebut di akun Instagramnya.

Omer Wenkert, yang dibebaskan dari cengkeraman teror di Gaza pada bulan Februari, mengabadikan momen ia mendekap sesama mantan sandera Guy Gilboa-Dalal dan Evyatar David dalam sebuah unggahan media sosial pada hari Sabtu.

Gilboa-Dalal dan David sendiri baru dibebaskan pada hari Senin setelah 737 hari berada dalam kurungan. Video yang diunggah Wenkert mengabadikan pertemuan pertama antara ketiga penyintas penahanan teror tersebut sejak bulan Februari.

“Sebuah mimpi buruk yang berakhir – sebuah impian yang dimulai,” tulis Wenkert dalam keterangan untuk unggahan Instagramnya tersebut.

Sejak pembebasannya delapan bulan yang lalu, Wenkert kerap menyebut Gilboa-Dalal dan David sebagai “saudara”, setelah kelompok teroris menahan mereka bersama-sama sebagai sandera di Jalur Gaza.

Dalam sebuah wawancara sebelumnya yang dilakukan sekitar waktu pembebeasannya, Wenkert mengungkapkan bahwa “sangat sulit untuk menerima kenyataan bahwa saya yang pergi dan mereka harus tetap berada dalam kurungan. Saya tidak dapat berhenti memikirkan mereka karena saya tahu betul apa yang mereka alami.”

Mantan sandera Omer Wenkert berbicara dalam sebuah rapat umum yang menyerukan pembebasan sandera yang ditahan oleh teroris Hamas di Gaza, di Hostage Square, Tel Aviv, 5 April 2025. (kredit: AVSHALOM SASSONI/FLASH90)

“Mengetahui bahwa saya di sini, bahwa saya menjalani kebebasan saya, sungguh di luar akal… Tidak ada sedetik pun saya tidak memikirkan mereka,” komentarnya pada waktu itu.

Apakah Wenkert membelikan gitar listrik untuk rekan-rekan sesama sandera? Cuplikan layar dari reuni yang dibagikan di media sosial terlihat memperlihatkan Gilboa-Dalal dan David berpose dengan gitar listrik yang diberikan kepada mereka oleh Wenkert selama reuni berlangsung.

MEMBACA  Serangan Rusia di sebuah desa Ukraina menewaskan seorang gadis berusia 14 tahun dan dua orang lainnya, kata pejabat

Mantan sandera Tal Shoham juga turut bergabung dengan rekan-rekan senegaranya dalam reuni tersebut.