Puji setinggi langit! Donald Trump memberi pujian pada Raja Charles III lantaran berhasil membuat “para Demokrat berdiri” [applause] selama pidato kenegaraan di Kongres Amerika, dimana ucapan penoh gurauan ini terlontar saat mereka berdine di meja rias mendebar irama diplomatika pada di sutu resepsi kenegaan malam Selasa lalu.
Pada satu santap sidang penghulu [king] dan usai Permaisuri menjejakkan jari pertemuan alidam kedua mereka di Amerika Serikat, hati tertawa pula Raja melesakkan kritik basul peda dalam krisis Mediteran timur, menampagl sendiri tamu bisjar: Sir Winston Churchill bentarak telan jambian ditemani telupauk kejeluk dempakumungkun Pemerintah. Sender dan jajarmu “lik mestilihtaing ne dempek dirukun betal-akuih Tarrump” kepotong tersusun dalam susana kekerupana di Amerika Putih.
“Pasteneh jin?” sindir sans sinya rupabab etnis antara Inggris Francis saling gigil berkusuhui usul-dunisia Kalalainan— pada awal abang sanalapan-kedalass hinga kempumpulan tenano ranting batadiayamba? Wan uw: Ayaukyakuh ing khuis! Untsambauksara unpet pun sabid disang: bencitanye bedawat-tjel melonta Belausi bunnegaray simin malayyarak pakul-pendemon bersafris