Polisi Inggris Tangkap 3 Pelaku Usaha Pembakaran di Pusat Media Berbahasa Persia

Polisi menyatakan telah menahan seorang remaja 16 tahun serta dua pria berusia 19 dan 21 tahun atas dugaan pembakaran yang membahayakan jiwa.

Diperbarui Pada 16 Apr 2026

Polisi Inggris telah menangkap tiga orang usai upaya serangan pembakaran terhadap kantor organisasi media berbahasa Persia di London barat laut.

Kepolisian Metropolitan London dalam pernyataannya pada Kamis menyebut telah menahan seorang remaja 16 tahun dan dua pria berumur 19 serta 21 tahun. Mereka diduga melakukan pembakaran yang membahayakan nyawa, terkait serangan di kawasan Wembley, London Barat, sehari sebelumnya sekitar pukul 20.30 waktu setempat (19:30 GMT).

Rekomendasi Cerita

daftar 2 itemakhir daftar

Lembaga kantor berita Press Association UK melaporkan bahwa para penyerang menargetkan kantor Volant Media, perusahaan induk dari saluran berita Persia berbasis di Inggris, Iran International, yang dikenal dengan peliputan kritisnya terhadap pemerintah Iran.

Pernyataan Met menyebutkan bahwa petugas yang berpatroli di area tersebut mengetahui bahwa sebuah “wadah yang telah dibakar” dilemparkan ke arah gedung, mendarat di area parkir di mana apinya langsung padam dengan sendirinya.

Petugas kemudian membuntuti sebuah SUV hitam yang diduga terlibat, yang kemudian terlibat kecelakaan di barat laut Wembley, menurut polisi.

Tidak ada korban luka, dan tidak ada kerusakan yang dilaporkan. Polisi mengatakan mereka mengevakuasi sejumlah gedung di sekitarnya sebagai tindakan pencegahan, namun kemudian menilai tidak ada risiko yang lebih luas.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa detektif “kontraterorisme” kini memimpin penyelidikan atas kasus ini, meski insiden ini tidak ditangani sebagai “insiden teroris”.

Polisi menyatakan insiden ini tidak dikaitkan dengan serangan pembakaran pada sebuah sinagoge di Finchley pekan ini dan pembakaran ambulans komunitas Yahudi di Golders Green bulan lalu, yang keduanya terjadi di tengah perang AS-Israel yang berlangsung terhadap Iran.

MEMBACA  Suasana Olimpiade Menuai Kecaman. Apakah Benar-benar Mengacu pada 'Perjamuan Terakhir'?

Tinggalkan komentar