Perdana Menteri Tegaskan Tidak Tahu Petinggi Keamanan Sarankan Pinggirkan Mandelson Gara-Gara Kaitan dengan Epstein
Diterbitkan Pada 20 Apr 2026
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengakui ia keliru menunjuk Peter Mandelson sebagai duta besar untuk Washington, namun menolak desakan yang kian bergema untuk mengundurkan diri.
Starmer menyampaikan kepada Parlemen Inggris pada Senin bahwa, meskipun penunjukan itu sebuah kesalahan, ia akan menarik keputusannya andaikata tahu bahwa Kantor Luar Negeri mengesampingkan rekomendasi pejabat keamanan untuk tidak memberikan pekerjaan itu kepada Mandelson. Pertemanan Mandelson dengan terpidana pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein telah lama diketahui publik.
Cerita-cerita Rekomendasi
Pemimpin Inggris itu kembali menampik seruan agar ia mundur terkait proses pemeriksaan latar belakang yang gagal itu. Seruan tersebut kian menguat seiring berkembangnya isu ini menjadi skandal besar.
Sang perdana menteri membantah menyesatkan parlemen dan sepenuhnya menyalahkan Kantor Luar Negeri. Ia mengatakan sulit dipercaya bahwa para pejabat "anggap pantas untuk menyembunyikan informasi ini dari menteri-menteri paling senior dalam sistem kami".
“Bukan seperti itu cara mayoritas besar rakyat di negeri ini mengharapkan politik, pemerintahan, atau akuntabilitas bekerja,” ujar Starmer, seraya menambahkan bahwa ia “sungguh terpukul” karena tidak diberi tahu soal kegagalan Mandelson memperoleh izin keamanan. Pernyataannya disambut cemooh dari anggota parlemen oposisi.
“Tampaknya sama sekali ia tidak bertanya apa pun. Mengapa? Karena ia tak ingin tahu,” kata Ketua Partai Konservatif Kemi Badenoch.
Pertanyaan Seputar Pertimbangan Sang PM
Kegagalan ini memunculkan keraguan atas pertimbangan Starmer, dengan perdana menteri yang terdesak itu mengklaim hanya mengetahui pengesampingan keputusan pemeriksaan itu pekan lalu.
Starmer berulang kali bersikukuh bahwa “proses yang semestinya” telah diikuti dalam penunjukan yang diumumkan pada Desember 2024 itu, dengan Mandelson mulai menjabat pada Februari 2025.
Tokoh senior Partai Buruh itu diberhentikan hanya tujuh bulan kemudian, setelah dokumen yang dirilis oleh sebuah komite Kongres Amerika Serikat mengungkap detail baru tentang kedalaman hubungannya dengan finansier Epstein.
Badai ini pecah setelah surat kabar Inggris The Guardian memuat revelasi tentang proses pemeriksaan pada Kamis, di mana pegawai negeri sipil tertinggi Kantor Luar Negeri, Olly Robbins, juga dipecat pada hari yang sama.
Badenoch mengecam Starmer karena gagal bertanggung jawab. “Cara Anda menghadapi kesalahan-kesalahan itulah yang menunjukkan karakter seorang pemimpin,” katanya di hadapan Parlemen, seraya menyatakan Starmer telah melemparkan para pejabat pemerintah “ke bawah bus”.
Skandal seputar hubungan Mandelson dengan Epstein, yang meninggal dalam penjara pada 2019 saat menunggu pengadilan atas dakwaan perdagangan seks, telah memaksa mantan Kepala Staf Starmer, Morgan McSweeney, untuk mengundurkan diri.
Kebangkitan kembali skandal ini terjadi tiga pekan sebelum pemilihan lokal di mana Partai Buruh diperkirakan akan menderita kerugian besar.