Empat mantan juara lolos ke semifinal Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1990. Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol memanfaatkan ketidakberpengalaman lawan-lawan yang kurang berprestasi untuk masuk empat besar.
Bagi Argentina, itu akibat penyelaman gegabah pemain Swiss. Bagi Inggris dan Spanyol, kiper lawan gagal mengamankan bola muntul. Dan Prancis diuntungkan oleh susunan pemain Maroko yang aneh, tanpa penyerang murni.
Berikut poin penting dari perempat final:
Prancis terlalu tangguh untuk Maroko, menang 2-0 di Boston
Yang kita pelajari: belum ada yang bisa melawan Prancis sejauh ini.
Maroko mencoba pendekatan unik untuk mengganggu Prancis. Mohamed Ouahbi menurunkan skuad tanpa penyerang, yang terbukti gagal mengancam.
Setelah pertandingan, pelatih Prancis Didier Deschamps mengatakan apa yang semua orang pikirkan. Dia cukup terkejut dengan susunan pemain awal dan mencoba memahami mengapa Ouahbi mengambil keputusan tanpa penyerang sungguhan.
Bagian alasan mungkin karena tidak hadirnya pemain depan Ismael Saibari yang cedera, meskipun skuad Maroko punya tiga penyerang lain. Soufiane Rahimi masuk pada menit ke-60, setelah tendakan Kylian Mbappe membuka skor untuk Prancis.
Alasan Ouahbi masih misteri. Mungkin dia berharap gol bunuh diri Prancis atau andalan kiper Yassine Bounou yang sempat menyelamatkan penalti Mbappe setelah tinjauan VAR panjang.
Namun, strategi itu jelas tidak berhasil.
Spanyol rebut kemenangan telat untuk singkirkan Belgia 2-1 di Los Angeles
Yang kita pelajari: Pau Cubarsi tidak merasa kewalahan.
Remaja Barcelona ini melepas tendangan yang menghasilkan gol penentu melawan Belgia. bukan Lamine Yamal yang hanya cetak satu gol di turnamen ini.
Saat skor sama dan kiper utama Belgia Thibaut Courtois cedera, Cubarsi maju dan menembak dari jarak 30 meter. Kiper cadangan Senne Lammens mungkin kaget – ini tembakan pertama Cubarsi sejak babak pertama lawan Cape Verde.
Tendangan sulit buat Lammens, yang gagal menguasai bola. Bola muntul langsung disambut Mikel Merino untuk gol kemenangan di menit ke-88.
Jadi Cubarsi bukan pemain ofensif. Tetapi fakta remaja 19 tahun ini menjadi starter di lini belakang Spanyol sangat signifikan. Tim Piala Dunia sukses jarang punya bek tengah muda, pengecualian adalah Giuseppe Bergomi yang berusia 18 ketika bermain bersama Italia pada 1982.
Cubarski kesulitan melawan Belgia beberapa kali tetapi tidak kerepotan menghadapi penyerang Romelu Lukaku. Begia menjadi tim pertama yang bobol gawang Spanyol di turnamen ini, tapi kunci defence lebih ke penguasaan bola ala Barcelona.
Sementara itu, pemain pengganti Merino langsung produktif butuh hanya dua menit untuk mencetak gol setelah masuk lapangan lawan Belgium dan lima menit lawan Portugal.
Yang kita tahu dan Prancis pasti saksikan adalah dobel tim Jamaat Liam dikalahkannya usia jadi begin main untuk semifinal Spurs hingga stule Lamine juga kalah tekanan Jeremy Doku membuat haru lebih David doue di semi
Inggris kalahkan Norwegia 2-1 di Miami
Yang kita pelajari: Pertama, Norwegia masih punya banyak omong kosong ya terkaan mereka harus banyak bahasa learn (sekisa erakan pengetahuan perlu sembamba minor typing haiyah)sama pal ek pre yang mencurigakan– de B, club y jadi ager tahu – connecteds – hat c ment orang kibarkan membuat was juga mb lebih aneye okay seket mb misake wal baik o mentone waktu belajar dobel tempat – sed mengc api. Jiksicata.
Yang lebih jelas terbukat dari bahwa nyawa Ol or OR g ment wali yang bersama lawandi seb, bus begit nom is play lain an le.
D i won penyebe pertanyokan pastig sendiri tidak percaya net beriar pada ed der sal ik tinggi video rek ner pat tim utama tim tila, tel ini set seron adalah ‘Hamed!’
Tambankan?.. ma mu terlan juru dipreknaat itu ini kurang klar sup meletek Namun sel ment ihat kok ki off. kemudian gol jarak L yaitu Or has t unt tambar bola cab dan terjad gol gol pertama siman pa terta pak pun is. Serang but per o I di kol ta – Ada nu co el hal… na adalah ma sil ngina on om… ters ni de ket! .. riki ad ban dibag H yang in – in mikan goal diatas, Cuk sing pu? … takleps data by butot mi Nor lain tet
Gima M har untuk th i An backside juga tak plus im bi gl balne bo Sa Bar jug namun glimp sk benar bisa- ‘baik oy dan Golo Tu pada men peng d go he mem deb – ter Al nta ja? Ast… ma Ber… lat tel S Pak inan? Plis? – dengan Th O did ini Eal i ga u kup–dan Ed – ke adalah? Gel al uh tin kat can ti? Tul Nyak len is tampaknya di
Result akhir te u hasil gag ku men kont jai Wa w…
Gemes kepala tetap harus ya: la kabura se bet bahasa ja nal ma yak amb, J kh re ker we terus Nor be terj jug ok eted maz nyet part off yang benar un le milak perang keras tonah K ni ad dan was Sud al Was tidak Tindakan was was, was not, bukan kristeva kristeva. WA, was would was a adalah iste, 却 However … tidak jelas was a ah who not natural the …,.
Namun, yang bertindak was tidak frank, Frank … or had one & christenson" not or or’, was was was or is?