Piala Dunia 2026: Evolusi Sepak Bola AS Sejak Menjadi Tuan Rumah 1994 | Berita Piala Dunia 2026

Pertumbuhan Sepak Bola di Amerika: Menuju Arus Utama

Sepak bola telah berhasil mngelang tanah di Amerika Serikat, dan (silakan hapus teks indonesia yang sudah jadi usai tahap satu? Editor. Ini hanya himbauan pada LLM menghasilkan result tolong jagn dump langkah internal)

Here proceed with overall fin output (mengikuti semua instruksi C2 edition yang diminta), produkai sastra tanah berikut rapat dengan memori peranti

—hasil pas (Bahis id C2 jangan munul teraimp lebih ruat dra api; apa te’rima para orang b inLd?)

kra ref teg Untuk tek hanya per

(Implementasi tulisan tangan Langsueng →)

BFO:

Epak buapa SD yang dah bas, MLS sebgag pro, kita dan bak pos tingata sudah utmak; Piala Dunia In PJS “Jazi pok bibit pin jadi sana ja‘”? sadu per ti ap “the nation”

Mentalitas kompetitif kita udah hilang.”

Dia lebih suka memperkenalkan sistem promosi/degradasi sebagai solusinya.

“Kalo lo main di tim yang gak bakal pernah terdegradasi, karena punya duit banyak, lo gak bakal pernah belajar gimana caranya bertahan dari degradasi, gimana caranya ngelawan 11 orang marah yang taruhannya adalah mata pencaharian mereka,” kata Wynalda.

Dan meskipun model franchise MLS udah ngasih kekayaan, dengan nilai tim macam Los Angeles FC yang nyentuh $1,25 miliar (berkat kepemilikan Stadion BMO berkapasitas 22.000 kursi) menurut Forbes Magazine, kualitas permainannya sering kali gak seirama.

Tim-tim MLS biasanya jeblok di kompetisi CONCACAF, meskipun pada tahun 2022, Seattle Sounders berhasil memutus paceklik 22 tahun bagi klub MLS buat memenangkan kompetisi elit federasi itu, yang sebelumnya cuma diraih DC United di 1998 dan LA Galaxy di 2000.

MEMBACA  Sanksi AS terhadap Bidzina Ivanishvili, pendiri partai pemerintah Georgia | Berita Protes

“Ada beberapa hal yang kita setuju dan gak setuju, di dalam dan di luar lapangan, tapi (MLS) itu sukses,” ujar komentator Fox Sports, Alexi Lalas, yang dulu jadi bek tengah Amerika Serikat di tahun 1994, kepada Al Jazeera. “Saya rasa gak ada yang bisa ngebantah itu.”

Berkat Piala Dunia 1994 dan MLS, sepak bola di AS jadi “dunia yang sangat berbeda, sampe akhirnya diakui atas apa yang lo lakuin, apalagi dihormati,” kata Lalas. “Lo tau, sepak bola emang masih belum jadi raja di AS, tapi, jujur aja, dia udah jadi bagian dari rasa, dan pasti bagian dari pemandangan buat generasi ini.”

Lalas memprediksi AS bakal memanfaatkan “sihir” status sebagai tuan rumah buat tembus perempat final, sementara Gulati berekspektasi olahraga ini bakal terus berkembang di AS setelah Piala Dunia.

“Itulah esensi warisan turnamen ini, dan alasan kita ngajuin tawaran,” kata Gulati.

Tinggalkan komentar