Pertahanan NATO Hancurkan Rudal Iran yang Ditembakkan di Atas Mediterania

Kementerian Pertahanan menyatakan rudal tersebut berhasil dihancurkan saat mendekati wilayah udara Turki usai melintasi Irak dan Suriah.

Dengarkan artikel ini | 1 menit

Diterbitkan Pada 4 Mar 2026

Sebuah rudal balistik yang ditembakkan dari Iran dan menuju wilayah udara Turki setelah melintasi Suriah dan Irak telah dimusnahkan oleh sistem pertahanan udara NATO, menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Turki.

“Hulu ledak balistik yang diluncurkan dari Iran, yang terdeteksi melewati wilayah udara Irak dan Suriah serta menuju ruang udara Turki, telah dihadang secara tepat waktu oleh aset pertahanan udara dan rudal NATO yang ditempatkan di Mediterania timur dan dinetralisir,” demikian bunyi pernyataan kementerian pada Rabu.

Dinyatakan tidak ada korban jiwa atau luka-luka, dengan tambahan bahwa Ankara berhak untuk membalas setiap tindakan permusuhan terhadapnya sambil memperingatkan pihak-pihak terkait untuk tidak mengeskalasi konflik.

Pangkalan Udara Incirlik di Turki digunakan oleh kekuatan militer asing, terutama AS dan sekutu NATO lainnya. Pangkalan tersebut berada di bawah kendali angkatan udara Turki namun beroperasi sebagai pangkalan udara gabungan Turki-AS.

Incirlik merupakan lokasi logistik dan dukungan udara yang krusial bagi operasi pimpinan AS di Irak selama Perang Teluk 1991 dan kemudian berfungsi sebagai pusat kargo untuk operasi di Irak dan Afganistan.

Turki menolak izin penggunaan pangkalan tersebut oleh AS untuk invasi Irak pimpinan AS pada 2003, namun Incirlik banyak digunakan untuk serangan anti-ISIL (ISIS) mulai tahun 2014.

MEMBACA  Kekeringan Terparah Suriah dalam Puluhan Tahun Menjerumuskan Jutaan Orang ke Ambang Batas

Tinggalkan komentar