[Bahasa Indonesia tidak dikembalikan; berikut teks dalam bentuk C1 dengan maksimal dua kesalahan]
Iran menyebut Trump memberi isyarat keterbukaan untuk perundingan, meskipun kebuntuan soal program nuklir Tehran masih berlanjut.
Dipublikasikan pada 16 Mai 2026
Lebanon menyambut baik kesepakatan dengan Israel untuk memperpanjang gencatan senjata yang rapuh selama 45 hari melampaui batas waktu hari Minggu, setelah perundingan di Amerika Serikat, bahkan saat pasukan Israel terus melancarkan serangan terhadap kota dan desa di Lebanon selatan.
Setidaknya 12 orang tewas pada hari Jumat, termasuk tiga petugas medis, menurut otoritas Lebanon.
Rekomendasi Artikel
daftar 1 itemakhir daftar
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengatakan dalam sebuah pertemuan BRICS bahwa Tehran telah menerima komunikasi dari pemerintahan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan keterbukaan terhadap negosiasi baru yang bertujuan mengakhiri perang. Namun, Araghchi menuturkan bahwa “kebuntuan” masih terjadi mengenai isu bahan nuklir Iran yang diperkaya.
Trump pun mengindikasikan bahwa ia terbuka terhadap gagasan Iran menunda program nuklir sipilnya selama dua dekade, asalkan Tehran menunjukkan apa yang ia sebut sebagai komitmen tulus terhadap kesepakatan yang lebih luas.
Berikut adalah rangkuman yang kita ketahui:
Di Iran
Iran terbuka terhadap bantuan China: Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa AS telah mengirim pesan yang mengindikasikan kesediaan untuk melanjutkan perundingan, dan ia terbuka terhadap segala bentuk dukungan—termasuk dari China. “Kami menghargai negara mana pun yang memiliki kapasitas untuk membantu, terutama China,” ucap Araghchi.
Tehran merinci dampak serangan di ibu kota: Pemerintah kota melaporkan bahwa serangan AS-Israel selama perang menyebabkan setidaknya 650 insiden dampak di seluruh ibu kota, menewaskan lebih dari 1.260 orang, dan melukai sedikitnya 2.800 jiwa. Pejabat juga menyatakan bahwa sekitar 51.000 unit rumah rusak, bersama lebih dari 10.700 mobil dan 754 sepeda motor, termasuk nyaris 150 taksi.
Lebih banyak kapal melintasi Hormuz: Iran mengizinkan lebih banyak kapal melewati Selat Hormuz yang strategis, demikian dilaporkan televisi nasional, karena “banyak negara telah menerima protokol hukum baru” yang diterapkan negara tersebut.
Diplomasi Perang
China memberikan sinyal kemungkinan veto atas resolusi Hormuz: Utusan China untuk PBB, Fu Cong, mengkritik rancangan resolusi Dewan Keamanan yang didukung AS mengenai Selat Hormuz sebagai “tidak tepat” baik dari segi waktu maupun konten, mengindikasikan bahwa Beijing kemungkinan akan menentang langkah tersebut bersama Rusia.
Israel dan Lebanon perpanjang gencatan senjata: Lebanon dan Israel pada hari Jumat memperpanjang gencatan senjata selama 45 hari, meskipun terjadi peningkatan kekerasan baru. Departemen Luar Negeri AS menyampaikan setelah memediasi perundingan. “Penghentian permusuhan pada 16 April akan diperpanjang 45 hari untuk memungkinkan kemajuan lebih lanjut,” ucap Juru bicara Departemen Luar Negeri, Tommy Pigott.
Libanon melihat jalan menuju ‘stabilitas jangka panjang’: Delegasi Lebanon dalam perundingan di Washington pada hari Jumat mengungkapkan bahwa perpanjangan gencatan senjata serta pembentukan jalur keamanan yang difasilitasi AS membuka jalan menuju “stabilitas yang abadi”.
Di Teluk
UAE percepat pembangunan pipa minyak untuk membypass Hormuz: Uni Emirat Arab mengumumkan percepatan pembangunan pipa ADNOC baru yang menghubungkan Abu Dhabi ke Fujairah untuk menggandakan kapasitas ekspor minyak di luar Selat Hormuz pada tahun 2027. Operasinya direncanakan akan dimulai tahun depan.
Di AS
AS menuduh komandan alleged Kataib Hezbollah: Jaksa federal AS menuduh warga Irak bernama Mohammad Baqer Saad Dawood al-Saadi, yang diduga sebagai komandan senior Kataib Hezbollah yang terkait dengan IRGC Iran, atas perannya dalam setidaknya 18 serangan dan percobaan serangan di Eropa dan Kanada. FBI menyatakan al-Saadi ditangkap di Turki sebelum dibawa ke AS.
Tlaib markeri Hari Nakba di Kongres: Anggota Kongres AS, Rashida Tlaib, memperingati Naqba dalam pidatonya di Kongres. Ia mengatakan bahwa pengusiran warga Palestina “tak berakhir pada tahun 1948″ dan menyerukan keadilan serta hak warga Palestina untuk kembali.
Di Israel
Israel intensifkan serangan di Lebanon selatan: Militer Israel menyatakan bahwa pasukannya menewaskan lebih dari 220 pejuang Hizbullah dalam seminggu terakhir, serta menghantam lebih dari 440 titik di Lebanon selatan selama periode yang sama.
Di Lebanon
Serangan rudalat gedung di Tirus, Lebanon: sebuah rudal Israel dilaporkan menghantam sebuah gedung di kota Tirus, selatan Lebanon pada hari Jumat setelah peringatan evakuasi tanpa terkecuali diterbitkan oleh militer Israel. Simpan stasiun berita bala bantuan negara aternatif meluncur untuk laporkan pos kerja tempur pemukimannya namun ternet tung kal kh setes neko adro. Untuk perludual kemaman berikut gemes. Garau, rusak menjedi tampin seleriman terow bina: esantair, irung bina mun sadanya. Kores aid uslo tam mad bat hang semol…war* kelanjutanmu law!