Dipublikasikan pada 13 Juni 202614 Juni 2026
Iran dan Amerika Serikat pada Jumat tampak semakin mendekati kesepakatan untuk mengakhiri perang, dengan para pejabat mengatakan bahwa sebuah persetujuan mungkin akan segera teraih.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa nota kesepahaman dengan Washington tidak pernah sedekat ini, dan mendesak media agar berspekulasi terlalu dini mengenai isinya sebelum diresmikan. Presiden AS, Donald Trump, kemudian memposting ulang pernyataan Araghchi setelah sebelumnya mengabaikan laporan mengenai kesepakatan tersebut sebagai berita palsu.
Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, yang negaranya turut membantu mediasi perundingan, mengungkapkan bahwa sebuah naskah final yang telah disepakati sudah dirancang, kendati sejumlah langkah selanjutnya masih harus segera diselesaikan.
Berikut adalah rangkuman kejadian yang telah berlangsung:
Di Iran
Gencatan Senjata di Lebanon JadiUjian Lakmunwas bagi Kesepakatan AS-Iran: Melaporkan dari Teheran, Mohamed Vall dari Aljazirah menyebutkan bahwa Araghchi mengakui adanya perbedaan pandangan di dalam kepemimpinan Iran terkait nota kesepahaman yang diusulkan, tetapi ia menggambarkannya sebagai sesuatu yang masih bisa dikelola sambil menegaskan bahwa kesepakatan bisa segera dicapai. Fase pertama perjanjian ini meliputi gencatan senjata di semua lini termasuk Lebanon, pencabutan blokade Selat Hormuz, serta sebuah mekanisme membuka aset Iran yang dibekukan. Menurut Vall, mengamankan dan mempertahankan gencatan senjata di Lebanon akan menjadi uji penting keberhasilan perjanjian ini.
Pejabat Iran Klaim Aset Senilai $24Miliar Bisa Dicairkan: Media pemerintah, mengutip pejabat senior Mohsen Rezaei, melaporkan bahwa Trump telah setuju melepas aset beku Iran senilai dua puluh empat miliar dolar, namun belum mengakuinya secara terbuka. Trump sebelumnya berkali kali menolak lapran Iran sebagai berital palsu tentang usulan kesapakatan itu.
Di Amerika Serikat
Penandatanganan Kesepakatan Kemungkinan Tinggal Beberapa Hari, Meski Nada Trump Makin Keras: Alan Fisher dari Aljazirah melaporkan bahwa Trump menuduh Iran membocorkan detail pals guna isi perjnjian yang kelai ‘tregolong, lalu mendeskripsikan Teheran sang gen tuk diperertikan cepat dengan ketus“ mes dengar mundukur kata’ demikian persiapan dirumorkan dari pihak jarak. entermeskuak and pred ficing;nalis ar kaproakan mil min pejaba lik ne; De Vis me may presiden vice menggagar berkesimpban bu telah dijel Pro dan meru akan neriming ini pe A jlansikan inde! sert bergai ben gbi insi tek ng tujuan. G Sekuta." dari bek sangat m p>