Perang Iran: Apa yang Terjadi pada Hari ke-19 Serangan AS-Israel? | Berita Perang AS-Israel terhadap Iran

PENJELASAN

Iran Bersumpah Balas Dendam Usai Serangan Israel Tewaskan Kepala Keamanan Ali Larijani dan Komandan Basij Gholamreza Soleimani.

Diterbitkan Pada 18 Mar 2026

Iran telah berjanji akan "balas dendam" menyusul serangan Israel yang menewaskan kepala keamanan Ali Larijani dan komandan pasukan paramiliter Basij Gholamreza Soleimani. Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan sistem politik Tehran tetap kuat meskipun perang telah memasuki hari ke-19.

Iran melancarkan lebih banyak serangan ke Israel, menyebabkan kerusakan properti yang luas, setelah serangan sebelumnya menewaskan dua orang di Ramat Gan.

Konflik ini semakin meluas di kawasan seiring Iran dan kelompok-kelompok sekutunya meluncurkan rudal dan drone yang menyasar negara-negara Teluk, dengan serangan dilaporkan terjadi di Arab Saudi, Kuwait, dan Yordania.

Ketegangan politik juga meningkat di Amerika Serikat, menyusul pengunduran diri pejabat kontraterorisme senior Joe Kent yang menyatakan "kami memulai perang ini karena tekanan dari Israel dan lobi Amerikanya yang kuat".

Sementara itu, Presiden Donald Trump mengkritik sekutu dan mitra NATO karena gagal memberikan dukungan militer yang lebih kuat dalam upaya mengakhiri cengkeraman Iran di Selat Hormuz.

Berikut yang kami ketahui:

Di Iran

  • Pembunuhan Penting: Tehran berduka atas kehilangan dua figur penting: Kepala Keamanan Ali Larijani dan Komandan Basij Gholamreza Soleimani, yang tewas dalam serangan Israel. Kematian mereka merupakan pukulan berat bagi establishment Iran.
  • Dampak Politik: Larijani dipandang luas sebagai politisi pragmatis dan berpengalaman yang memiliki kapasitas membuka jalur negosiasi. Ia memimpin perundingan nuklir sebelum perang dimulai. Analis mengatakan langkah Israel membunuhnya mungkin bertujuan menutup jalur diplomatik untuk mengakhiri perang.
  • Pembalasan Iran: Sebagai tanggapan, Iran melancarkan serangan ke pusat Israel. Menlu Araghchi menyatakan AS bertanggung jawab atas perang yang melanda kawasan. Ia membantah menargetkan warga sipil dan memperingatkan bahwa kehadiran militer AS di seberang Teluk membuat eskalasi tak terhindarkan.
  • Eksekusi Mata-Mata: Seorang pria yang dituduh mata-mata untuk agen intelijen Mossad Israel telah dieksekusi, menurut agen berita semi-resmi Tasnim.
  • Tempat Piala Dunia Tak Berubah: FIFA menegaskan pertandingan Piala Dunia 2026 akan berjalan sesuai jadwal, menolak permintaan Iran untuk memindahkan pertandingannya dari AS ke Meksiko.
  • Lalu Lintas Hormuz Kembali: Data maritim menunjukkan Iran mengizinkan sejumlah kapal komersial yang terus bertambah melintasi Selat Hormuz, dengan delapan kapal non-Iran terdeteksi pada Senin.
  • Korban Jiwa Meningkat: Setidaknya 1.444 orang tewas dan 18.551 luka-luka dalam serangan AS-Israel ke Iran sejak 28 Februari, menurut Kementerian Kesehatan Iran.

    Di Teluk

  • Serangan Meluas: Iran menembakkan rudal dan drone ke berbagai negara Teluk sebagai pembalasan atas serangan AS-Israel. Kelompok bersenjata Irak mengklaim bertanggung jawab atas 28 serangan drone di Arab Saudi, Kuwait, dan Yordania dalam 15 hari terakhir.
  • Arab Saudi: Kerajaan menyelenggarakan pertemuan darurat menteri luar negeri negara-negara Arab dan Muslim di Riyadh.
  • Interupsi UAE: Menurut Dubai Media Office, terjadi intercept rudal yang berhasil tanpa korban luka.
  • Bahrain: Sirene peringatan berbunyi di seluruh Bahrain, mendorong Kementerian Dalam Negeri mendesak warga menuju tempat aman terdekat.
  • Penangguhan Penerbangan Qatar: British Airways memperpanjang penangguhan penerbangannya ke Doha hingga 30 April karena ketidakpastian ruang udara.
  • Qatar Mencegat Rudal: Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan rudal dicegat pada Rabu saat ledakan terdengar di Doha.
  • Ahli Anti-Drone Ukraina: Lebih dari 200 ahli militer anti-drone Ukraina berada di beberapa negara Timur Tengah untuk membantu pertahanan, kata Presiden Volodymyr Zelenskyy.

    Di AS

  • Pengunduran Diri Pejabat AS: Pejabat kontraterorisme top AS Joe Kent mengundurkan diri, menyatakan Iran "bukan ancaman".
  • Ketegangan dengan Sekutu NATO: Presiden Trump mengecam sekutu NATO, serta Jepang, Australia, dan Korea Selatan, atas keengganan mereka menawarkan dukungan militer.
  • Peningkatan Keamanan Kedutaan: Departemen Luar Negeri memerintahkan semua kedutaan dan konsulat AS untuk segera mengevaluasi postur keamanan mereka.

    Di Israel

  • Israel Serang Basij: Militer Israel menyatakan menyerang posisi pasukan Basij Iran di sekitar Tehran, setelah mengumumkan telah membunuh komandan topnya.
  • Klaim Serangan Infrastruktur: Tentara Israel mengklaim telah menyerang pusat komando, situs rudal, dan infrastruktur lain di Tehran pada Selasa.
  • Serangan Langsung dan Korban: Israel menghadapi pemboman balasan. Dua orang tewas akibat luka serpihan parah di Ramat Gan menyusul serangan roket yang merusak berat sebuah gedung apartemen.

    Di Lebanon

  • Perintah Evakuasi: Militer Israel memerintahkan penduduk empat desa di selatan Lebanon untuk meninggalkan "rumah mereka segera dan bergerak ke utara Sungai Zahrani". Ini merupakan perintah evakuasi paksa terluas sejak perang 2006.
  • Serangan Udara Mematikan di Lembah Bekaa: Setidaknya empat orang tewas dalam serangan Israel yang menyasar empat rumah di kota Sahmar.
  • Penyangkalan Hezbollah: Kelompok tersebut membantah memiliki anggota di Kuwait setelah negara Teluk itu mengumumkan penangkapan 14 warga Kuwait dan dua warga Lebanon atas "plot sabotase".

    Di Irak

  • Kedutaan AS Diserang: Sumber keamanan Irak menyatakan pertahanan udara mencegat sebuah drone di dekat pusat dukungan logistik dekat bandara Baghdad. Ledakan mengguncang Baghdad seiring lebih banyak serangan ke kedutaan AS. Serangan juga terjadi pada pangkalan kelompok bersenjata di kota Kirkuk.
  • Klaim Saraya Awliya al-Dam: Kelompok bersenjata Irak Saraya Awliya al-Dam mengklaim bertanggung jawab atas gelombang serangan multi-front terhadap target AS.
  • Pengalihan Ekspor Minyak Irak: Dengan gangguan di Selat Hormuz dan penurunan produksi, Baghdad dan Erbil berupaya memulai kembali ekspor via pipa melalui wilayah Kurdi ke pelabuhan Ceyhan, Turkiye.
MEMBACA  12 Hari Menuju Pelantikan Presiden Terpilih, Jokowi Ungkap Persiapan Transisi

Tinggalkan komentar