Pemerintah Brasil Akan Pertahankan RUU Pengurangan Insentif Pajak 10%, Kata Sumber

Oleh Lisandra Paraguassu dan Ricardo Brito

BRASILIA (Reuters) – Pemerintah Brasil diperkirakan akan mendukung RUU yang mengusulkan pemotongan 10% atas insentif pajak federal sebagai alternatif utama dari kenaikan kontroversial pajak transaksi keuangan (IOF) yang diusulkan bulan lalu, ungkap dua sumber ke Reuters pada Kamis.

RUU yang diajukan oleh anggota DPR Mauro Benevides ini menetapkan pengurangan 5% nilai manfaat pajak pada 2025 dan tambahan 5% di 2026, menurut proposal tersebut. Aturan ini juga berlaku untuk manfaat fiskal dan kredit.

Namun, pemotongan insentif pajak tidak akan mencakup kawasan perdagangan bebas Manaus dan entitas nirlaba, sebagaimana tertulis dalam usulan tersebut.

Menteri Keuangan Brasil Fernando Haddad menyatakan awal pekan ini bahwa pemerintah akan mengumumkan serangkaian langkah fiskal baru pekan depan untuk menyeimbangkan keuangan negara. Persetujuan langkah ini dianggap krusial untuk meninjau ulang kenaikan IOF yang kontroversial.

RUU yang diduga akan didukung pemerintah juga memblokir pemberian atau perpanjangan manfaat pajak, kredit, dan fiskal federal.

(Pelaporan oleh Lisandra Paraguassu dan Ricardo Brito; Penulisan oleh Andre Romani; Penyuntingan oleh Brendan O’Boyle)

MEMBACA  BOJ akan menaikkan tingkat suku bunga menjelang akhir Maret, sebagian besar analis cenderung pada kenaikan Januari- Reuters jajak pendapat Oleh Reuters