Pemerintah AS Selidiki Kecelakaan Mobil Otonom Waymo yang Menabrak Anak di Sekitar Sekolah

Seorang anak ditabrak kendaraan Waymo pada jam-jam biasa penurunan siswa di sekolah.

Diterbitkan Pada 29 Jan 2026

Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional Amerika Serikat (NHTSA) menyatakan telah membuka penyelidikan menyusul insiden kendaraan otonom Waymo menabrak seorang anak di dekat sekolah dasar di Santa Monica, California, pekan lalu. Insiden yang mengakibatkan luka-luka ringan ini kembali memicu kekhawatiran mengenai keamanan robotaksi.

Lembaga tersebut menyebut pada Kamis bahwa anak itu melintas jalan secara tiba-tiba pada 23 Januari dari balik sebuah SUV yang diparkir ganda menuju sekolah, dan tertabrak kendaraan otonom Waymo—anak perusahaan Alphabet—pada jam biasa penurunan siswa. Dijelaskan pula bahwa terdapat anak-anak lain, penjaga perlintasan, dan beberapa kendaraan terparkir ganda di sekitarnya.

Rekomendasi Cerita

Insiden ini terjadi seiring dengan meningkatnya jumlah robotaksi yang dioperasikan di berbagai wilayah. Komite Perdagangan Senat AS sebelumnya telah menjadwalkan sidang dengar pendapat mengenai mobil swakemudi pada 4 Februari, yang akan dihadiri oleh Kepala Petugas Keselamatan Waymo, Mauricio Pena.

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) juga menyatakan akan menyelidiki kejadian ini.

Dalam postingan blog pada Kamis, Waymo menyatakan akan berkooperasi dalam penyelidikan dan menjelaskan bahwa anak tersebut “tiba-tiba memasuki jalan dari balik SUV tinggi, bergerak langsung ke jalur kendaraan kami”.

Ditambahkan, kendaraan otonom itu langsung mendeteksi individu tersebut segera setelah anak itu muncul dari balik kendaraan yang berhenti, melakukan pengerasan keras dan mengurangi kecepatan dari sekitar 17 mil per jam (27 km/jam) menjadi di bawah 6 mph (10 km/jam) sebelum terjadi kontak.

NHTSA membuka evaluasi pendahuluan untuk menyelidiki apakah kendaraan otonom Waymo menunjukkan kehati-hatian yang memadai mengingat kedekatannya dengan sekolah dasar selama jam penurunan siswa, serta kehadiran pejalan kaki muda dan pengguna jalan rentan potensial lainnya.

MEMBACA  COP29 Azerbaijan: Apa yang dipertaruhkan di KTT iklim global 2024? | Berita Krisis Iklim

Agen tersebut berencana memeriksa “perilaku yang diharapkan dari kendaraan di zona sekolah dan area sekitarnya, terutama selama jam antar-jemput biasa, termasuk namun tidak terbatas pada kepatuhannya terhadap batas kecepatan yang terpasang”, dan juga akan “menyelidiki respons Waymo pascaimpak”.

Insiden yang Meningkat

Waymo menyebut sebuah model komputer mengindikasikan bahwa pengemudi manusia yang sepenuhnya waspada dalam situasi yang sama mungkin akan membuat kontak dengan pejalan kaki pada kecepatan sekitar 14 mph (23 km/jam). Setelah tabrakan, anak itu langsung berdiri, berjalan ke trotoar, dan Waymo menghubungi 911.

“Kendaraan tetap berhenti, berpindah ke sisi jalan, dan berada di sana hingga penegak hukum mengizinkan kendaraan meninggalkan lokasi,” jelas Waymo.

Pada hari yang sama dengan insiden tersebut, NTSB membuka penyelidikan terhadap Waymo setelah robotaksinya melanggar aturan dengan melewati bus sekolah yang berhenti di Austin, Texas, setidaknya 19 kali sejak tahun ajaran dimulai.

Pada Desember, Waymo menarik lebih dari 3.000 kendaraan untuk memperbarui perangkat lunak yang menyebabkan kendaraan melintas di depan bus sekolah yang sedang menaik-turunkan siswa, sehingga meningkatkan risiko tabrakan. NHTSA telah membuka penyelidikan pada Oktober terhadap kendaraan Waymo di sekitar bus sekolah.

Waymo menyatakan tidak ada tabrakan dalam insiden-insiden tersebut. Distrik Sekolah Independen Austin melaporkan lima insiden terjadi pada November setelah Wayma memasang pembaruan perangkat lunak untuk menangani masalah ini. Sistem sekolah meminta perusahaan menghentikan operasi di sekitar sekolah selama jam antar-jemput hingga dapat memastikan kendaraannya tidak melanggar hukum. Pada Desember, distrik sekolah tersebut memberitahu kantor berita Reuters bahwa Waymo menolak menghentikan operasi di sekitar sekolah.

Pada akhir Desember, sebuah robotaksi Waymo menewaskan seekor kucing di San Francisco, dan sebulan kemudian, seekor anjing mengalami nasib serupa.

MEMBACA  Yamal dan Olmo Cetak Gol, Barcelona Bangkit Kalahkan Alaves

https://ojs.stanford.edu/ojs/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=https%3A%2F%2Fojs.stanford.edu%2Fojs%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=KzLi

Tinggalkan komentar