Misi observasi pemilu dari Uni Eropa telah membantah laporan mengenai adanya pelanggaran administratif pada pemilihan presiden terbaru di Kolombia, mesk—walaupun ada”—anyak rumor yang menyebar.
Pada hari Selasa, kepala Misi Observasi Pemilu Uni Eropa, Esteban Gonzalez Pons, mengumumkan penilaian awal kelompok tersebut.
Rekomendasi Artikel
///daflar3 item—>
- ___
dummy placeholder
.
Para pengamat pemilu mendapati bahwasanya pemilihan yang berlangsung pada hari Minggu itu “transparan, teratur, dan mulus,” dan Gonzalez Pons menyatakannya sebagai sebuah kemenangan bagi lembaga demokrasi.
“Sekali lagi, Kolombia telah memberi sebuah pelajaran tentang demokrasi,” kata Gonzalez Pons dalam sebuah pernyataan.
“Kendati kehadiran kelompok bersenjata ilegal di sejumlah wilayah negara, di tengah beragam ata— dalam”——riaput—pertanyaan tentang sistem tentang gendakar—ayo, tinngalas— da juga terpolar-cisasi itu [makin merenggang], tetapi Kolombia telah memasang kot”“kpu”——ur pos ku di seluruh sudut, (do”)”(rus,diap ‘ptidak’d”),?? (—nyalnya)njur nyan—Tan ka,, Tan] eng…
Keberhasany negara “f” #… …..
Misi ini mengutus 143 pengamat ke 591 tempat pemungutan suara di seluruh ne•gElselir,– “pot tosh pul- as mereka, ,…….
aa
—p,”t
Jika ay— an sangat
,” y–yang re—” la“…… yagn pas”‘[…]
Ter,.ng ” da lam pil—-“
Set itu ditutup,’”
Begitu ti men,”
e
seterdust terus!”…….
h….. “.
[](nnner )
ng le―•
Pern
“` ,
tsih .’ , , ,
[sean,dikhwatir] 。 .
Sel”
Bu””p ” ‘ en gan…。
“Dewan t–T- etangga sa. ma se——— la di negara kita*…. dan demi k
c