BERITA BEREKEMBANG
Jeri menjadi presiden Peru terkini yang diberhentikan oleh Kongres, menyusul Dina Boluarte dan Pedro Castillo.
Dengarkan artikel ini | 1 menit
Dipublikasikan pada 17 Feb 2026
Hanya empat bulan setelah dilantik, Presiden Peru Jose Jeri telah diberhentikan dari jabatannya.
Keputusan ini merupakan hasil voting Kongres Peru pada hari Selasa, yang mendebatkan sejumlah tuduhan korupsi terhadap pemerintah Jeri.
Rekomendasi Cerita
Jeri, pemimpin sayap kanan, sebelumnya merupakan ketua Kongres. Namun pada Oktober lalu, ia mengambil alih kursi kepresidenan setelah pendahulunya, Dina Boluarte, dimakzulkan dengan alasan "ketidakmampuan moral".
Boluarte sendiri menggantikan presiden terpilih terakhir, Pedro Castillo, pada Desember 2022 setelah Castillo juga dimakzulkan.
Jeri adalah presiden ketujuh dalam satu dekade terakhir yang memimpin Peru. Banyak pendahulunya terjerat skandal, memaksa mereka mengundurkan diri atau menghadapi pemakzulan.
Dalam kasus Jeri, skandal terutama berkisar pada tuduhan bahwa ia terlibat dalam jual-beli pengaruh. Salah satu yang paling mencolok tidak resmi dijuluki "Chifagate", diambil dari masakan fusion Peru-Tiongkok yang dikenal sebagai "chifa".
"Chifagate" muncul setelah media Peru mempublikasikan video Jeri menghadiri pertemuan larut malam dengan pengusaha Tiongkok, Zhihua Yang, di restorannya di Lima. Pertemuan tersebut tidak tercantum dalam agenda resmi kepresidenan, sebagaimana diwajibkan hukum Peru.
Dalam video, Jeri tampak menyamar dengan mengenakan pakaian kasual termasuk hoodie tebal yang menutupi sebagian wajahnya, memicu pertanyaan lebih lanjut tentang sifat pertemuan tersebut.
Gambar-gambar selanjutnya menunjukkan Jeri mengunjungi bisnis lain milik Yang, sebuah toko grosir, kali ini dengan kacamata hitam.
Jeri berulang kali membantah kesalahan dan menyebut pertemuan-pertemuan itu sekadar acara santai untuk membahas hari persahabatan Peru-Tiongkok — atau sekadar kunjungan belanja permen dan makanan.
Yang memiliki koneksi dengan pemerintah Peru. Di bawah administrasi Boluarte, ia mendapat konsesi untuk membangun pembangkit listrik tenaga air, yang mengalami penundaan dan dipertanyakan transparansinya.
Pertemuan antara Yang dan Jeri juga dikabarkan melibatkan pengusaha Tiongkok ketiga, Jiwu Xiaodong, yang ditahan rumah karena terlibat aktivitas ilegal.
Dalam debat kongres Selasa, Jeri juga mendapat pertanyaan seputar pertemuan larut malamnya dengan beberapa wanita yang kemudian menerima kontrak pemerintah, serta interaksi tidak lazim lainnya.
Ia menghadapi total tujuh mosi tidak percaya terhadap kepresidenannya.
Seorang presiden sementara baru dijadwalkan dilantik pada hari Rabu.