Menurut keterangan polisi, tim penyelamat masih membersihkan reruntuhan untuk mencari kemungkinan ada korban selamat yang terperangkap di bawah puing.
Dengarkan artikel ini | 1 menit
info
Terbit Pada 19 Feb 202619 Feb 2026
Klik di sini untuk membagikan di media sosial
share2
Ledakan gas menerobos sebuah gedung apartemen di kota pelabuhan terbesar Pakistan, Karachi, menewaskan setidaknya 13 orang—termasuk perempuan dan anak-anak—serta melukai sejumlah orang lain setelah sebagian struktur bangunan itu roboh, menurut pernyataan pejabat kepolisian dan tim penyelamat.
Ledakan terjadi pada Kamis di kawasan permukiman Karachi, ibu kota Provinsi Sindh di selatan, sebagaimana dijelaskan oleh Kepala Polisi setempat, Rizwan Patel.
Rekomendasi Cerita
list of 3 items
end of list
Tim penyelamat masih terus mengangkat puing-puing untuk menemukan sisa korban yang mungkin terperangkap, ujarnya. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung.
Sebagian besar rumah dan gedung apartemen di Karachi, sebagaimana di tempat lain di Pakistan, menggunakan gas alam untuk keperluan memasak. Namun, banyak rumah tangga juga mengandalkan tabung gas elpiji akibat tekanan gas alam yang kerap lemah.
Pada Juli lalu, sebuah ledakan gas usai resepsi pernikahan di sebuah rumah di ibu kota Pakistan, Islamabad, menewaskan delapan orang, termasuk pengantin baru. Ledakan terjadi tepat saat tamu-tamu berkumpul untuk merayakan pasangan tersebut, menurut keterangan otoritas.