Kuba Tak Sendirian, Tegaskan Wakil Menlu di Tengah Eskalasi Ancaman AS

Wakil Menteri Luar Negeri Kuba menyatakan bahwa negara kepulauan itu akan menolak tekanan Amerika Serikat seiring dengan makin mendalamnya sanksi, terus berlangsungnya pemadaman listrik, dan meningkatnya ketegangan.

Kuba menghadapi pemadaman listrik yang meluas karena sanksi-sanksi dari Amerika Serikat membatasi pasokan bahan bakar, melumpuhkan sistem energi dan perekonomian pulau tersebut.

Dalam episode *Talk to Al Jazeera* ini, Wakil Menteri Luar Negeri Josefina Vidal Ferreiro membela posisi Kuba, menolak tekanan AS, dan memperingatkan konsekuensi kemanusiaan yang kian membesar. Ia juga menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengisyaratkan Kuba bisa menjadi target berikutnya setelah Iran.

Seiring eskalasi ketegangan, Vidal bersikeras bahwa Kuba akan bertahan sembari menyerukan dialog, memunculkan pertanyaan seberapa jauh konfrontasi ini akan berlanjut.

Dipublikasikan pada 29 Mar 2026

Klik di sini untuk membagikan di media sosial

MEMBACA  NIKE, Inc. Menunjuk Michael Gonda sebagai Wakil Presiden Eksekutif dan Chief Communications Officer

Tinggalkan komentar