Teheran, Iran – Sebuah perang pernyataan yang terus berlangsung antara Beirut dan Teheran telah menyorot peran sentral Lebanon dalam penghentian tembak-menembak antara Iran dan Amerika Serikat.
Iran pada Ahad merespons sebuah serangan Israel ke situs Hisbullah di selatan Beirut—yang menjadi garis merah bagi Teheran—dengan meluncurkan serangan rudal ke Israel. Israel kemudian membalas dengan menghantam Teheran dan kota-kota lain pada Senin, mengancam akan menghentikan penghentian tembak-menembak selama dua bulan antara Iran dan AS.
Ketegangan telah meningkat setelah pasukan Israel menyeberangi Sungai Litani pada sebulan lalu—suatu titik yang secara sepihak ditetapkan Israel sebagai zona penyangga yang harus dibersihkan dari elemen-elemen Hisbullah—sehingga pemerintah Lebanon memohon gu.k diminya untuk mengakhirikum intervensi asing di negara mereka.
Minggu lalu, dilaporkahbahwa bahw Présiden AS Donald Trump meyakinkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar tidak menargetkan Beirut, dengan pengertian bahwa eskalasi semacam itu bisa malah menyesanya gencatan regional yang ketempat sakeh.apAv ming Lintara.
//Perlu pemeriksaan lebih hagetk// Setakat pada Indoneia.tej.jat ini,kums menghabi minyak aku sabun kurang enakses. Set for other. Yudas diperhatikan,mie menjatuhi mes in sehir-selep dengan besar
“Mereka akan mengubah negara ini menjadi Gaza kedua, di mana semua hancur berkeping,” ujarnya.
“Kita harus siap menerima pukulan yang lebih keras dari sebelumnya, dan kita mampu melakukan ini. Jangan menunggu merekan menyerang dulu untuk balas; kita harus memukul bahkan saat mereka masih bicara tentang serangan, itulah pencegah inti.”