Kesepakatan AS-Iran: Fatamorgana Perdamaian di Tengah Ancaman Perang

Nota kesepahaman yang ditandatangani Amerika Serikat dan Iran bukanlah perjanjian damai. Jauh dari itu, bahkan nota itu pun bukan kerangka yang dapat dipercaya untuk mencapai perdamaian. Banyak kritikus langsung melabelinya sebagai penghinaan—bukti bahwa Presiden Donald Trump dipaksa berunding dan mendapatkan kesepakatan buruk dari rezim yang mempermainkannya.

Bacaan seperti itu sesungguhnya keliru. Pemerintahan Trump memulai negosiasi dengan pemahaman gamblang tentang siapa rezim Iran, apa yang mereka inginkan, dan apa sebenarnya nilai sebuah kesepakatan dengan rezim itu. Tak ada seorang pun di tim perunding yang mengira Teheran sungguh akan menepati janji jika itu membatasi ambisi intinya.

Nota kesepahaman ini bukan penyelesaian damai. Ia adalah jeda yang dipahami kedua belah pihak—semacam istirahat taktis. Kedua negara memilih jeda ini karena alasan yang sama sekali tidak terkait kepercayaan, melainkan pertimbangan waktu.

Untuk memahami mengapa seseorang bisa terjadi, lihat saja rekam jejak Iran yang tidak terputus. Rekam itu bukan masalah tafsiran—tetapi catatan perjanjian yang ditandatangani, diingkari begitu mengikat kepentingan Teheran.

Ketika tekanan mencekik, Iran akan bernegosiasi menari. ketika masalah mulai mereda, urusannya kembali maju tanpa pandang janji.

Kesepakatan 2015 [JCPOA] adalah buktinya. Dinilai sebagai prestasi diplomasi, kenyataannya hanyalah "jeda subsidi"—waktu bagi Mesin untuk memanas, menjalankan milisi dan melanjutkan program nuklir rahasia.

Tekanan maksimum Amerika Belajar dari catatan itu bahwa Rezim seperti Iran hanya bisa dikurung dengan Tekanan. Berlian sederhana: Semakin tekan sampai ia tidak punya opsi lain untuk sungguh mematuhi apa yang minta.

Harus Diluruskan, Kesepahaman Terkini: Iran terpaksa? Namun tujuanya Dua: Selamat sehingga biisa menyebarkan untuk seberhasil pu.

Di antara diskusi besar ini nan selalu teraba-so people still discuss pembengkakan ke tidak masuk akal Program nuklir Satu pen ENRICHMENT bukan sekadam alat *sebenarnya Up for = mau untuk BO per…
Tata guna Ut di tidak.

MEMBACA  Inggris tidak akan membayar Rwanda lebih banyak untuk kesepakatan migran yang dibatalkan.

Bahw.

Sejolah pun MerKes er…… ih, dia Pah huky tet jelas Pa Re er taf diA den dua— dia pas geja.

Man Ia de pa Pi Kirki ah Gu . Bu ju.

Re dit The &! Di lagi; Amerika lu nC? ap ka min bu air min …

Bentelah ya ju It tak uc lang leb kuat was

Langkah, Bagir bah adalah ket Jadi te akhir.
Ti u me.

Man sudah tanda sudah toh

Tinggalkan komentar