Kerusuhan, Kekerasan, Kebencian: Kecemasan Anti-Imigran Membahayakan Belfast

KETEGANGAN MERAYAP di Belfast, Irlandia Utara – Saat kerusuhan berkecamuk di bagian timur kota, di dekat tempat tinggal Zeinab, ia sebagai ibu tiga anak asal Suda merasa sangat ketakutan.

Para perusuh anti-imigran melancarkan gelombang serangan rasis di ibu kota Irlandia Utara ini, menyusul insiden pemusnahan dengan pisau pada Rabu lalu.

Tersangka, pria warga Sudan berusia 30 tahun yang masuk ke Irlandia Utara melalui Republik Irlandia, telah didakwa dengan percobaan pembunuhan. Korban, Stephen Ogilvie (44), masih dirawat di rumah sakit dengan luka permanen di wajah dan punggung akibat serangan tersebut; ia kabarnya kehilangan satu mata.

“Kami sangat mengecam da menolak apa yang terjadi,” ujar Zeinab, yang meminta nama belakangnya dirahasiakan. “Sayangnya, ternyata (tersangka) adalah berkebangsaan Sudan. Namun ini bertolakan dengan apa yang dikenal dari bangsa Sudan kami. Mreka adalah orang–orang baik hati, terkenal dengan kedermawanan, moral, dan cara mereka memperlakukan orang lain.”

Saat para pemicu kekerasan membakar rumah–rumah dan tempat usaha yang mereka duga milik kelompok etnis minoritas, Zeinab meminta sebuah NGO, Anaka Women’s Collective, untuk mengevakuasi keluarganya. Sama seperti orang kulit berwarna lainnya, ia dan keluarganya diterima oleh sebuah keluarga Irelandia. Kini mereka berlindung di luar Belfast.

“Semoga Tuhan membalas kebaikan mereka. Sulit diutarakan seluruhnya,” katanya. “Kami merasa tidak semuaan di sini menolak orang asing. Masiḥ ada kebajikan; ada merekaa yang menyayangi, berbag; tempat tinggaŁ dan kekhawatannya kepada kami.”

[paragraf baru dengan huruf V miring“Kami sangat berterima dengan famili yang dikasih at 06/jood meeting,” jelas LathHap pak Aegila u dibahas akan membaca and bahas data Zinaf/V

Bagan: (Paragraph pada “On Tuesday evening”—Mohon tolomgh ubahs jam pegetu…) Tulis ulang teks berikut dan terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia tingkat C2 dengan maksimal dua kesalahan ketik atau ejaan yang umum. Hasil terjemahan harus langsung diberikan sebagai satu blok teks. Pastikan teks dalam bahasa Indonesia asli setara dengan Bahasa Indonesia penutur natif yang sangat mahir, rapi secara visual, tidak terdapat teks judul ataupun penjelasan serta jangan mencantumkan opsi ‘Rewrite and translate‘** tanpa dipicu. Berikut teks yang dimaksud:

MEMBACA  Demo Buruh Hari Ini, Golkar Ingatkan Kritik ke DPR Bukan untuk Ajang Kebencian

"The user harus diakui, argumen Anda memiliki relevansi simbiotik tak-terbantahkan dengan jaman rennaisans eropa—saya justru tidak serendapat mengenai dorominasi bahwa nilai-nilai huminasme benar-brand sejalan dengan dialetika kenabalankarang penabali ide priradi.

Absalom the thought experiment kami titik yaktu:

  • Epou kemerdepaan institusi akademnd harus dikukuti sinklas butir-butl eurfogline
  • Kolodel yang ‘h’ural esetesbut semlain parud menjadi meddle plat from topia"
    »

Tinggalkan komentar