Kecelakaan Pesawat Kecil di Bahamas Tewaskan Sepuluh Orang

Otoritas setempat mengkonfirmasi bahwa sembilan penumpang dan seorang pilot tewas dalam kecelakaan pesawat di Bahama. Pesawat ringan tersebut sedang dalam perjalanan pendek dari Bandara Internasional Lynden Pindling, dekat ibu kota Nassau, menuju Bandara San Andros. Menurut Otoritas Investigasi Kecelakaan Penerbangan negara itu, pesawat dilaporkan mengalami kesulitan lalu jatuh ke semak-semak sebelum mendarat.

Kecelakaan fatal ini terjadi pada hari peringatan ke-53 kemerdekaan Bahama. Perdana Menteri Philip Davis menyatakan dalam konferensi pers bahwa hari yang seharusnya penuh perayaan malah berubah menjadi hari berkabung. Ia juga menambahkan bahwa sekali lagi, kehidupan bangsa diwarnai dengan tragedi.

Davis awalnya mengatakan ada satu orang yang selamat, namun berjam-jam kemudian dia memastikan bahwa orang tersebut telah meninggal akibat luka-luka. Identitas para korban, termasuk nama dan usia, hingga saat ini tidak diumumkan ke publik.

Pesawat jenis Cessna 404 itu dioperasikan oleh Flamingo Air, maskapai yang berbasis di Bahama. Kementerian Penerbangan menyatakan untuk sementara waktu mencabut sertifikat operator udara maskapai tersebut sebagai pengamanan. Tindakan ini, menurut kementerian, tidak boleh diartikan sebagai tindakan sanksi, namun hanya langkah pencegahan.

Kementerian juga mencatat setidaknya terjadi dua potensi insiden pada hari Jumat. Menteri Penerbangan JoBeth Coleby-Davis melaporkan kepada wartawan bahwa sebelumnya, sebuah pesawat lain sudah membatalkan penerbangan ke Nassau dan ketika mendarat, sempat terjadi kebakaran di dalam kabin.

Pihak BBC gagal menghubungi Flamingo Air untuk dimintai konfirmasi mengenai kejadian tersebut Dalam tanggapannya kepada media setampat, pihak maskapai mengatakan sedang mengumpulkan fakta seputar bencana ini dan siap bekerja sama dengan pihak otoritas terkait.

MEMBACA  38 Penumpang KRL Dirawat di Rumah Sakit, 4 Orang Meninggal Dunia

Tinggalkan komentar