Kebakaran Landa Gedung di Hong Kong, Tewaskan Setidaknya Empat Orang

Minimalnya empat orang tewas dalam kebakaran hebat yang melalap beberapa gedung pencakar langit di distrik Tai Po, Hong Kong.

Setidaknya tiga orang lainnya mengalami luka-luka, dengan dua di antaranya dalam kondisi kritis, menurut pernyataan resmi pemerintah.

Berdasarkan keterangan mantan anggota dewan distrik, dilaporkan media setempat bahwa 13 orang masih terjebak dalam kobaran api tersebut.

Rekaman video memperlihatkan jilatan api dan kepulan asap tebal berwarna kelabu menyembur dari menara kompleks perumahan Wang Fuk Court pada Rabu sore.

Penyebab kebakarannya belum diketahui, namun api diduga menjalar dengan cepat melalui perancah bambu yang menutupi bagian luar gedung.

Dinas pemadam kebakaran menyampaikan kepada BBC bahwa satu dari korban meninggal yang telah dikonfirmasi adalah seorang petugas pemadam.

Kebakaran bermula pada pukul 14:51 waktu setempat (06:51 GMT), sebagaimana tertulis dalam pernyataan pemerintah, dan dengan segera dinaikkan statusnya ke tingkat alarm empat dalam waktu 40 menit. Status ini kembali ditingkatkan ke level lima, yang merupakan tingkat tertinggi, pada pukul 18:22.

Saat malam tiba, gambar-gambar yang beredar menunjukkan api masih berkobar, dengan jilatan api berwarna merah menyelimuti setidaknya tiga blok gedung.

Pemerintah Hong Kong menyatakan bahwa sembilan orang telah dibawa ke dua rumah sakit untuk menjalani perawatan.

“Empat orang dinyatakan meninggal dunia, tiga orang berada dalam kondisi kritis, satu orang dalam kondisi serius, dan satu orang lagi dalam kondisi stabil,” bunyi pernyataan tersebut.

Mantan anggota dewan distrik, Herman Yiu Kwan-ho, memberitahu koran lokal South Morning China Post bahwa terdapat 13 orang yang masih terjebak, termasuk delapan warga lanjut usia dan dua bayi.

BBC belum dapat memverifikasi angka-angka ini secara independen.

MEMBACA  China meningkatkan kampanye untuk mempertemukan orang lajang, menikah, dan melahirkan

Kwan-ho menambahkan bahwa 14 kucing peliharaan juga turut terjebak dalam kebakaran itu.

Pemerintah telah membuka tempat penampungan sementara di Balai Masyarakat Kwong Fuk dan Gedung Rekreasi Jalan Tung Cheong.

Dalam pembaruan terbaru, disebutkan pula bahwa pemerintah telah mendirikan meja bantuan di Rumah Sakit Alice Ho Miu Ling Nethersole serta menyediakan hotline untuk pertolongan dan pertanyaan masyarakat.

Wang Fuk Court merupakan sebuah komplek perumahan yang terdiri dari delapan blok menara, menyediakan 1.984 unit apartemen bagi sekitar 4.000 penghuni.

Kompleks ini tengah menjalani renovasi, oleh karenanya terdapat perancah bambu, yang umum dipakai dalam industri konstruksi, khususnya di Asia, karena ringan dan kuat.

Hong Kong terkenal dengan penggunaan perancah seperti ini, yang didirikan dengan mengikat batang-batang bambu memakai pengikat nilon. Meski demikian, berdasarkan laporan media di Hong Kong pada bulan Maret, biro pengembangan pemerintah telah berupaya menghentikan secara bertahap penggunaan perancah bambu ini dikarenakan masalah keamanan.