Iran Bersumpah Akan Buat Trump Bayar untuk ‘Kesalahan Perhitungan Fatal’ Jika AS Eskalasi Perang | Berita Perang AS-Israel ke Iran

Ali Larijani tanggapi ancaman AS untuk hantam infrastruktur listrik Iran, sebut ‘seluruh kawasan akan gelap gulita’.

Dengarkan artikel ini | 3 menit

Diterbitkan Pada 12 Mar 2026

Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, telah memperingatkan Amerika Serikat agar tidak meningkatkan eskalasi perang dengan menyerang infrastruktur energi kunci. Peringatan ini disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan melumpuhkan kapasitas listrik Iran “dalam satu jam”.

“Jika mereka melakukannnya, seluruh wilayah akan gelap dalam kurang dari setengah jam, dan kegelapan memberikan peluang besar untuk memburu personel militer AS yang berlarian mencari keselamatan,” ujar Larijani di X pada Kamis.

“Meski memulai perang itu mudah, ia tidak bisa dimenangkan dengan beberapa cuitan. Kami tidak akan berhenti hingga membuat Anda menyesali kesalahan perhitungan fatal ini,” tambahnya.

Komentar ini muncul sehari setelah Trump menyatakan bahwa AS telah sebagian besar menetralisasi kemampuan militer Iran dalam perang AS-Israel terhadap Iran, yang dimulai pada 28 Februari. “Mereka tidak punya angkatan laut, tidak punya angkatan udara, tidak punya pertahanan udara… Kami leluasa menjelajahi negara itu,” kata presiden AS tersebut kepada wartawan di Maryland.

Dia memperingatkan bahwa Washington dapat menyerang sistem pembangkit listrik jika memutuskan untuk mengintensifkan kampanye militernya. “Kami bisa menghancurkan kapasitas listrik mereka dalam satu jam, dan mereka butuh 25 tahun untuk membangunnya kembali,” ujarnya.

Kemudian, dalam sebuah kampanye di Hebron, Kentucky, Trump mengklaim bahwa AS telah ‘menang’ perang dengan Iran dan kini harus ‘menyelesaikan tugas’.

Komando Pusat AS (CENTCOM) pada Kamis menyatakan sekitar 6.000 target telah diserang di Iran sejak AS dan Israel meluncurkan serangan pertama 12 hari yang lalu.

MEMBACA  Koin Kuno Mengungkap Rahasia Jaringan Perdagangan Luas yang Tak Dikenal

Lebih dari 90 kapal Iran rusak atau hancur, termasuk lebih dari 60 kapal, dan lebih dari 30 kapal penanam ranjau telah dihantam sejak operasi dimulai, menurut CENTCOM.

Komentar Larijani muncul tak lama setelah Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, menyampaikan pernyataan pertamanya, di mana ia menyerukan persatuan nasional dan menyatakan bahwa Selat Hormuz, jalur pelayaran global yang vital, akan terus ditutup untuk menekan musuh-musuh Iran.

Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Rabu menyatakan tidak akan mengizinkan ‘satu liter minyak pun’ melewati jalur air Teluk yang krusial ini.

Harga minyak global telah berfluktuasi dengan liar pekan ini selama serangan AS-Israel yang berlanjut terhadap Iran, yang telah membalas dengan menembakkan misil dan drone ke target-target di seluruh Timur Tengah.

Dalam sebuah postingan di Truth Social pada Kamis, Trump menyatakan AS mendapat keuntungan dari melonjaknya harga minyak. “Amerika Serikat adalah Produsen Minyak Terbesar di Dunia, jadi ketika harga minyak naik, kami menghasilkan banyak uang,” tulisnya.

Dia menambahkan bahwa yang ‘lebih menarik dan penting’ adalah menghentikan Iran untuk memiliki senjata nuklir dan ‘menghancurkan Timur Tengah, dan bahkan, dunia’.

Tinggalkan komentar