Dua Orang Terluka Dalam Baku Tembak dengan Agen Federal AS di Portland: Laporan | Berita Donald Trump

BERITA TERKINIBERITA TERKINI

Polisi Portland mendesak masyarakat agar tenang sementara penyelidikan penembakan ini masih berlangsung, di tengah ketegangan yang memanas menyusul aksi-aksi ICE.

Diterbitkan pada 9 Jan 2026

Agen federal Amerika Serikat dilaporkan menembak dua orang di kota Portland, Oregon, sebuah kota di mana pemerintahan Presiden Donald Trump memimpin operasi penegakan hukum imigrasi yang ketat.

Pada Kamis, Departemen Kepolisian Portland mengumumkan bahwa mereka menanggapi laporan tembakan di Southeast Main Street sekitar pukul 14.18 waktu setempat (22.18 GMT).

“Petugas mengonfirmasi bahwa agen federal terlibat dalam suatu penembakan,” demikian pernyataan resmi dari kota tersebut.

Tim tanggap darurat kemudian menerima panggilan minta bantuan dari salah satu korban penembakan, seorang pria, sekitar pukul 14.24 (22.24 GMT) di dekat Northeast 146th Avenue dan East Burnside.

“Petugas merespons dan menemukan seorang pria dan wanita dengan luka tembak yang jelas,” bunyi pernyataan itu. “Petugas memasangkan turniket dan memanggil tenaga medis darurat.”

Kedua korban dibawa ke rumah sakit. Kondisi mereka masih belum diketahui, menurut polisi.

Kantor lokal Federal Bureau of Investigation (FBI) mengonfirmasi penembakan itu dalam sebuah postingan media sosial yang kini telah dihapus, yang menyatakan bahwa insiden tersebut melibatkan agen Customs and Border Patrol (CBP).

“Ini tetap menjadi penyelidikan aktif dan berkelanjutan yang dipimpin oleh FBI,” kata kantor FBI Portland dalam postingan tersebut.

Kepala Polisi Portland Bob Day juga merilis pernyataan, menyerukan ketenangan. Penembakan ini terjadi sehari setelah seorang agen Immigration and Customs Enforcement (ICE) menembak dan membunuh Renee Nicole Good, seorang ibu tiga anak berusia 37 tahun, di Minneapolis, Minnesota, ketika ia sedang memindahkan mobilnya.

“Kami masih berada pada tahap awal insiden ini,” kata Day dalam pernyataannya.

MEMBACA  Haji Karim dan Manajernya Ditahan Polda Jabar Terkait Bencana Longsor Gunung Kuda (Disesuaikan dengan tata bahasa dan format yang lebih rapi)

“Kami memahami emosi dan ketegangan tinggi yang dirasakan banyak orang pasca penembakan di Minneapolis, tetapi saya meminta masyarakat untuk tetap tenang sementara kami berusaha mencari tahu lebih banyak.”

Lebih awal pada hari itu, Wali Kota Portland Keith Wilson menyatakan solidaritas dengan Minneapolis setelah kematian Good, yang telah memicu kemarahan nasional.

“Portland berdiri bersama kalian, Minnesota. Saya telah memperingatkan pimpinan Departemen Keamanan Dalam Negeri bahwa tindakan mereka merupakan bencana yang sedang dipersiapkan. Hilangnya nyawa yang mengerikan kemarin adalah konsekuensi langsung dari mengabaikan peringatan itu,” kata Wilson dalam pernyataannya.

“Pejabat terpilih tidak bisa hanya berdiam diri sementara perlindungan konstitusional terkikis dan pertumpahan darah meningkat. Agen ICE dan pimpinan Keamanan Dalam Negeri mereka harus diselidiki secara tuntas dan dimintai pertanggungjawaban atas kekerasan terhadap rakyat Amerika, di Minnesota, di Portland, dan di seluruh negeri.”

Pemerintahan Trump telah menyatakan penembakan terhadap Good sebagai tindakan membela diri dari pihak agen ICE yang terlibat, meskipun rekaman video tampak menunjukkan Good berusaha menjauhkan kendaraannya dari petugas federal.

Portland juga menjadi titik fokus aksi penegakan imigrasi Trump, dan peningkatan kehadiran federal telah memicu protes besar-besaran yang sebagian besar damai sebagai tanggapan.

Ini adalah laporan berita terkini. Detail lebih lanjut akan menyusul.

Tinggalkan komentar