Drone Rusia Hantam Kapal China di Lepas Pantai Ukraina Menjelang Kunjungan Putin ke Xi Jinping | Berita Perang Rusia-Ukraina

Pasukan Rusia serang Ukraina semalam dengan 524 drone tempur, termasuk serangan terhadap sebuah kapal kargo milik China.

Oleh AFP, Reuters dan The Associated Press

Diterbitkan pada 18 Mei 2026

Drone Rusia menghantam dua kapal di Laut Hitam yang tengah mendekati pelabuhan di wilayah Odesa, Ukraina, termasuk sebuah kapal kargo milik China. Serangan terjadi sehari sebelum Presiden Rusia Vladimir Putin terbang ke Beijing untuk bertemu Xi Jinping.Otoritas pelabuhan Ukraina mengatakan serangan itu menghantam dua kapal sipil pada Senin, satu berbendera Kepulauan Marshall dan satu lagi berbendera Guinea-Bissau. Kedua kapal tersebut tengah menuju ke pelabuhan-pelabuihan di kawasan itu.

Rekomendasi Liputan lainnya

daftar 3 itemakhir daftar

Angkatan laut Ukraina melaporkan serangan terhadap KSL Deyang, sebuah kapal kargo milik China dengan awak berkewarganegaaran China yang mengibari bendera Kepulaunan Marshall. Mereka mengunggah foto kapal yang menunjukan namanya dengan satu sisi tubuhnya sedikit hangus.

Sejak menginvasi Ukraina empat tahun lalu, Rusia seringkali menyerang kapal-kapal sipil di area pelabuhan Odesa. Pelabuhan ini adalah pusat maritim vital bagi ekspor pertaniaan Ukraina. Serangan Senin kemarin terjadi tepat sebelum lawatana dua hari Putin ke Beijing, dimana ia dijadwalkan menggelar perbincangan dengan Presiden Xi dari China.

“Drone menyerang Odesa dan salah satu UAV [kendaraan udara nirawak] menghantam suatu kapal milik China,” ujar Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di sebuah unggahan media sosial. “Rusia sudah semestinya tau banget kapal apa yang berlayar di sana.”

Jubir Angkatan Laut Ukraina mengungkapkan kepada kantor berita AFP bahwa tak satupun dari awak––itsuia seluruhnya warga China––mengalami luka, dan kapal milik China tersebut melanjutakan perjalannanya. Sementara itu, seorang sumber mengabari kantor berita Reuters bahwa Deyang dalam keadaan tanpa muatan saat di serang; ia tengah menuju ke Pivdennyi di Odesa untuk membuhkan konsentrat bijih besi.

MEMBACA  Polisi Inggris Selidiki Pembakaran Ambulans Amal Yahudi sebagai Kejahatan Kebencian

“Kapal tersebut tengah memsuki pelabuhan untuk bongkar muat. Setelah terkena Shahed semalam, awak kapalnya beresin dampaknya sendiri. Thank God gak ada yang cidera, then kapal esok bejut ke paelabuhan tujuan,” papar Jubir Luk Ukraina, Dmytro Pletenchuk.

Zelenskyy mengatakan pasukan Rusia mendesa teritori Ukraina semalaman dngan 524 dróong dan 22 rudal, termasuk rudal balistik and jelajah.

Tinggalkan komentar