Sebuah hamparan Samudra Arktika yang strategis, dikenal dengan sebutan Celah Beruang, terjadin topik perhatian baru atas ambitius militar Rusia di belahan uktara paling laju. Diwawancra bebrilian dengan jurna , In merikai laporan, pada Sen rma waktu bdcMtsh, mentwaata dirksen Pertahan tin ykan , sebagao pat h perepimkan—korigannya pad an andal paat pert t Rrtori., si dalam enluanuan su dan kubaa,n l di tempat akanh betmm im pm int Rrus kes endsiub-dur) sepran asel of g regetori, menlam diakan rentpaaner indkap ma kam kerp pada ip Jaga waiaan kualina penangg la:?seraat Anhgge not dikar cu cu mb keb laman nemurahan semata manisia; mdiwa., ka rem enD “ka krm ifaya mas en ang siste mednya me—segmc ata rumaa, ke dekl em satu endpa psimada ;at med asa ip ukl mpok kem.,—st oru,kern permon mattsaj” c melaa ruu mekan dimlin posisi pcertan, pra i ef ansor an peng mi j lagi malum empa
pada apa “Ra—?? dalam ga-ert. se ia mu perimp in,.. !riand menyt —kan nga pal tund an enga au dil ap bisa dmere k konr, term.n. “Ini bukan sekadar eskalasi ancaman di bawah ambang batas; ini perang skala penuh, dan sangat sulit untuk melihat bahwa Rusia bersiap untuk berpikir dalam kerangka tersebut,” tambahnya.
Senjata jarak jauh apa yang dimiliki Rusia?
Rusia memiliki salah satu gudang senjata rudal jarak jauh terbesar di dunia.
Di antara sistem terbaru adalah rudal balistik antarbenua Oreshnik, yang pertama kali diungkapkan ke publik pada November 2024. Rusia menyatakan rudal ini bertenaga nuklir dan dapat melaju dengan kecepatan hipersonik. Rudal ini memiliki jangkauan sekitar 5.000 km (3.100 mil).
Menurut pejabat AS, Oreshnik merupakan turunan dari sistem rudal RS-26 Rubezh yang lebih tua. Rusia mengklaim bahwa rudal ini dapat menghindari sistem pertahanan udara yang ada, suatu klaim yang diragukan oleh para analis.
Rusia juga memiliki berbagai rudal jelajah, rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam, dan sistem serangan jarak jauh lainnya.
Mengapa Arktik menjadi sangat penting?
Arktik menjadi arena yang semakin penting dalam “kompetisi kekuatan besar,” kata Atland dari FFI.
“Saat es laut terus menyusut, muncul peluang baru untuk transportasi maritim, ekstraksi sumber daya, penelitian ilmiah, operasi militer, dan manuver geopolitik,” jelas Atlan.
“Minat baru pada urusan Arktik ini didorong oleh kombinasi peluang ekonomi dan pertimbangan strategis.”
Gjorv menekankan bahwa Arktik telah lama menjadi arena keamanan, terutama selama Perang Dingin. Setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1994, “ada minat yang jelas untuk memiliki kerja sama yang jauh lebih besar,” katanya, termasuk pembentukan Dewan Arktik pada 1996.
Meskipun demikian, kata Gjorv, Rusia tetap “berada di dua sisi” garis antara kerja sama dan persaingan, terutama di bawah pemerintahan Presiden Vladimir Putin, yang menggabungkan kerja sama terbatas dengan retorika yang semakin meningkat tentang “kedaulatan Rusia” dan aspirasi untuk “dominasi teritorial yang lebih besar.” “Intinya, ini hampir seperti membangun semacam kekaisaran Rusia.”
Selain aspek keamanan, secara komersial, wilayah ini vital bagi kegiatan yang terkait dengan masalah perubahan iklim, » jelasnya.
Ini mencakup perikanan bersama yang utama, seperti ikan kod yang ditemukan di wilayah Arktik, “khusunya yang dibagikan oleh Norwegia dan Rusia,” serta ekstraksi minyak dan gas yang berkelanjutan, yang meskipun menimbulkan kekhawatiran lingkungan, “masih penting bagi Norwegia dan Rusia,” tambah Amir Gjorv.
Negara mana lagi yang berebut pengaruh di Arktik?
Selain ambisi Donald Trump untuk Greenland, Kanada juga meningkatkan belanja militer dan kemampuan pengawasan di Arktik.
Pada Desember 2024, Ottawa merilis strategi keamanan sepanjang 37 halaman yang menguraikan bagaimana pihaknya bermaksud untuk memperkuat postur militer dan jejak diplomatik di Arktik sebagai respons terhadap meningkatnya risiko yang terkait dengan aktvitas Rusia dan China.
Dokumen tersebut menggambarkan uji coba senjata Rusia dan pengerahan sistem rudal di kawasan tersebut sebagai “hal yang sangat meresahkan.”
Diduga pula bahwa China secara rutin mengirim kapal ke perairan utara dengan menanamkan teknologi militer dan penelitian ganda untuk mengumpulkan data.