AS Trump: AS Akan ‘Turunkan Hujan Rudal’ dan ‘Kiamat’ untuk Iran, Menurut Para Penasihat | Berita Militer

Presiden AS menyatakan pada skala satu hingga sepuluh, ia akan memberi nilai kesuksesan perang ini di angka 15, sementara Iran merinci situs-sipil sipil yang diserang.

Dengarkan artikel ini | 4 menit

Pejabat Amerika Serikat mengklaim keberhasilan dalam kampanye mereka melawan Iran, menekankan bahwa Washington sedang dalam proses menghancurkan pemerintahan di Tehran “tanpa ampun”.

Dalam percakapan dengan wartawan pada Rabu, Kepala Pentagon Pete Hegseth menyatakan militer AS melonggarkan aturan keterlibatan dan beroperasi hampir tanpa hambatan seiring korban jiwa, termasuk ratusan kematian warga sipil, terus berjatuhan di Iran.

Rekomendasi Cerita

“Para pemimpin Iran [akan] melihat ke atas dan hanya menyaksikan kekuatan udara AS dan Israel setiap menitnya, setiap harinya, sampai kami memutuskan ini berakhir, dan Iran tidak akan dapat berbuat apa-apa,” ujar Hegseth.

Ia menambahkan bahwa jet-jet AS di atas Iran “menguasai langit, memilih target” dan menghujani “kematian serta kehancuran dari langit, sepanjang hari”.

“Ini sama sekali tidak dimaksudkan sebagai pertarungan yang adil, dan ini memang bukan pertarungan yang adil,” kata Hegseth. “Kami menghantam mereka saat mereka terpojok, dan memang seharusnya begitu.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, menyatakan komentar Hegseth merupakan pengakuan atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

“Hanya mentalitas NAZI yang dapat melancarkan, dengan darah dingin, maut & kehancuran kepada bangsa lain hanya untuk ‘memenuhi keinginan’ bosnya,” tulis Baghaei di X.

Meski demikian, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menggemakan bahasa kepala pertahanan AS tersebut pada Rabu siang.

“Dalam beberapa jam ke depan, kami akan mencapai dominasi atas langit tersebut, yang berarti militer Amerika Serikat akan menghujani misil dan persenjataan ke Iran untuk menghancurkan target-target spesifik yang telah diidentifikasi Departemen Perang sebagai krusial untuk dinetralisir,” kata Leavitt.

MEMBACA  Dapatkah Rencana Konversi Roth 10% Membantu Anda Mengurangi Pajak dan Melewatkan RMDs?

Pejabat Iran telah melaporkan banyak serangan oleh AS dan Israel terhadap target sipil, termasuk sekolah dan rumah sakit, di seluruh penjuru negeri.

Baghaei merincikan pada Rabu daftar insiden yang ia sebut sebagai serangan AS-Israel terhadap lokasi sipil, mencakup bangunan tempat tinggal, pasar jalanan, dan pusat-pusat medis.

‘Bukan Menargetkan Warga Sipil’

Pada dini hari kampanye AS-Israel tanggal 28 Februari, sebuah serangan menghantam sekolah perempuan di kota selatan Minab, menewaskan 165 orang.

Pada hari Rabu, Leavitt menyatakan Pentagon sedang “menyeldiki” insiden tersebut.

“Saya tegaskan kembali bahwa Departemen Perang dan angkatan bersenjata Amerika Serikat tidak menargetkan warga sipil,” katanya kepada para wartawan.

Dalam sebuah taklimat lebih awal pada Rabu, Pentagon telah menunjukkan peta yang menggambarkan serangan-serangan AS di Iran selama 100 jam pertama ofensif. Menurut grafis tersebut, dua serangan tampaknya terjadi di dalam atau dekat Minab.

AS dan Israel telah membunuh Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan beberapa pejabat tinggi, serta terus menghantam kapal-kapal dan instalasi militer Iran.

Akan tetapi, konflik yang dengan cepat berubah menjadi perang regional ini tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Iran juga dituding meluncurkan misil dan drone ke target sipil di kawasan Teluk, termasuk instalasi energi, hotel, dan bandara.

Meski telah terjadi ribuan serangan AS dan Israel, struktur kekuasaan Iran tetap bertahan meski terkena dampak, tanpa tantangan internal yang terlihat muncul terhadap sistem Republik Islam.

Di tengah kesengsaraan, kehancuran, dan pengungsian massal yang kian meningkat di seluruh Timur Tengah, Presiden AS Donald Trump memuji upaya perang pada hari Rabu.

“Dan kami berjalan sangat baik di front perang – untuk menyebutnya secara halus,” kata Trump. “Seseorang bertanya: ‘Pada skala 10, di mana Anda menilainya?’ Saya jawab sekitar 15.”

MEMBACA  Pemimpin Dunia Arab-Islam Gelar KTT di Qatar Usai Serangan Israel di Doha | Berita Konflik Israel-Palestina

Tinggalkan komentar