Aplikasi Cina ‘Are You Dead?’ Akan Ganti Nama Usai Meledak Populer

Aplikasi yang ditujukan bagi individu dengan ‘gaya hidup soliter’ ini menjadi viral di Tiongkok.

Diterbitkan Pada 14 Jan 2026

Klik untuk membagikan di media sosial

Perusahaan di balik aplikasi **Are You Dead?**, yang menyasar orang-orang yang hidup sendiri, telah mengenakan biaya langganan dan mengubah namanya untuk audiens global setelah populer di Tiongkok.

Aplikasi ini bernama **Sileme** dalam bahasa Mandarin, yang terjemahannya adalah “Apakah kamu sudah meninggal?” dalam bahasa Inggris. Menurut tim pengembangnya, ini merupakan “alat pengaman ringan” yang dibuat untuk “siapa pun yang memilih gaya hidup soliter”. Pengguna perlu menetapkan satu kontak darurat, dan notifikasi otomatis akan terkirim jika pengguna tidak melakukan *check-in* melalui aplikasi selama beberapa hari berturut-turut.

Rekomendasi Cerita

**Sileme** mengumumkan melalui platform Weibo resminya pada Selasa bahwa perusahaan akan meluncurkan nama merek global **Demumu** dalam versi baru yang segera dirilis.

“Setelah pertimbangan matang, aplikasi ‘Sileme’ akan secara resmi mengadopsi nama merek global ‘Demumu’ dalam rilis terbaru mendatang,” demikian pernyataan perusahaan.

Aplikasi ini melesat ke puncak tangga lagu aplikasi berbayar Apple pekan ini.

Pada Minggu, perusahaan menyatakan akan memberlakukan skema pembayaran sebesar 8 yuan (US$1,15) untuk membantu menutup biaya operasional yang meningkat. Di App Store, aplikasi ini ditawarkan seharga 8 dolar Hong Kong (US$1,03) untuk diunduh.

Berdasarkan surat kabar negara *Global Times*, diperkirakan terdapat hingga 200 juta rumah tangga satu orang di Tiongkok, dengan tingkat hidup solo melebihi 30 persen.

“Mungkin sebagian orang konservatif tidak dapat menerimanya,” ujar seorang pengguna. “Ini justru membuat kita yang belum menikah merasa lebih tenang dalam menjalani hidup.”

MEMBACA  Trump Teken Proklamasi Tetapkan Biaya Aplikasi H-1B sebesar $100,000

Tinggalkan komentar