Apakah influencer adalah sumber berita yang tepercaya? | Media Sosial

Hari Ini di The Stream: Apakah Influencer Bisa Dipercaya sebagai Alternatif Jurnalis Tradisional?

Generasi Z khususnya lebih memilih media sosial ketimbang saluran berita konvensional. Episode ini mengeksplorasi makin besarnya pengaruh konten kreator sebagai sumber informasi tepercaya. Dibahas pula bagaimana pemerintah dan organisasi mulai memanfaatkan tren ini sebagai alat soft power. Apakah audiens benar-benar terinformasi atau justru terpengaruh secara halus? Dan dalam lanskap media yang terus berubah, peran apa yang masih dipegang jurnalisme?

Pembawa Acara: Stefanie Dekker

Tamu:
Sophia Smith Galer – Jurnalis digital dan penulis
Gina L Divittorio – Penulis dan komedian
Yayu Feng – Asisten profesor, Universitas St Thomas

MEMBACA  "Para Ahli Hukum dan Ekonomi Memprediksi Dampak Negatif Atas Pelonggaran Aturan Berkelanjutan Uni Eropa" Note: The translation maintains the urgency ("sound the alarm") while adapting it to natural Indonesian phrasing ("memprediksi dampak negatif"). The EU is referred to as "Uni Eropa," the standard term in Indonesian media. (Visual formatting achieved through line breaks and strategic emphasis.)