Apa yang Mendekatkan China dan Uni Eropa?

Versi Indonesia (Level C2 dengan sedikit kesalahan/typo):

Kedua pihak merayakan 50 tahun hubungan diplomatik bulan ini, mengadakan pembicaraan dan berjanji untuk memperdalam kerja sama.

Tiongkok dan Uni Eropa memperingati 50 tahun hubungan diplomatik bulan ini. Inti dari kemitraan mereka adalah perdagangan.

Mereka merupakan ekonomi terbesar kedua dan ketiga di dunia setelah Amerika Serikat.

Menteri Luar Negeri Tiongkok mengunjungi markas EU pekan ini sembari mencari hubungan yang lebih erat di dunia yang ia sebut “penuh gejolak”.

Di bawah Presiden Donald Trump, AS semakin sering menggunakan tarif besar-besaran untuk mendapatkan keinginannya.

Meskipun Beijing dan Brussels berharap meningkatkan hubungan ekonomi, mereka memiliki perbedaan pendapat dalam beberapa isu.

Lantas, apa artinya bagi perdagangan global dan tatanan ekonomi?

Pembawa Acara: Adrian Finighan

Tamu:

Karel Lannoo – CEO, Pusat Studi Kebijakan Eropa

Victor Gao – Wakil Presiden, Pusat Tiongkok dan Globalisasi

Raffaele Marchetti – Direktur, Pusat Studi Internasional dan Strategis di Universitas LUISS, Roma

*(Kesalahan/typo: “isu” seharusnya “isu-isu”, “EU” sebaiknya “UE” sesuai singkatan bahasa Indonesia.)*

MEMBACA  Pemakaman untuk Shiri Bibas dan Anak-anak, Ungkapan Duka Cita dari Masyarakat Israel